Trending

Gubernur Lampung Terima Penghargaan Sebagai Kepala Daerah Pendukung Zakat Terbaik

Gubernur Lampung Terima Penghargaan Sebagai Kepala Daerah Pendukung Zakat Terbaik
Wagub Lampung Jihan Nurlela menerima piagam BAZNAS Award 2026 Sebagai Kepala Daerah Pendukung Zakat Terbaik. (Foto Capture YouTube BAZNAS TV).

Jakarta - Spektroom: Untuk kedua kalinya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, kembali menerima penghargaan Grand Baznas Awards 2026 sebagai kepala daerah pendukung zakat terbaik, diterima Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, bersama dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang masing masing diterimakan oleh Sekdaprov setempat.

Kali pertama dianugerahi penghargaan serupa pada rangkaian acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Baznas seluruh Indonesia di Jakarta, pada akhir Agustus 2025.

Penganugerahan tersebut diselenggarakan pada Kamis, 15 Oktober 2026, di Jakarta, yang dirangkai dengan kegiatan Rakornas Baznas seluruh Indonesia tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari (13-15 Oktober 2026).

Rakornas yang dibuka oleh Ketua MPR-RI Ahmad Muzani bersama Menag Ri Prof. Dr. Nasaruddin Umar itu, bertemakan Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak.

Atas apresiasi itu, Wagub Jihan menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan Baznas RI untuk kali kedua diterima oleh Provinsi Lampung.

“Terima kasih Baznas RI, terima kasih muzaki, terima kasih mustahik yang ikut mengawal pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sehingga berdampak dan tepat sasaran. Semoga kepercayaan ini menambah keberkahan bagi Provinsi Lampung lebih maju lagi,” ucap Jihan dikanal YouTube BAZNAS TV, Kamis (15/10/2026).

audio-thumbnail
Voice Jihan BAZNAS Award
0:00
/46.08

Penghargaan ini merupakan stimulus luar biasa bagi pemerintah provinsi Lampung, untuk bisa terus bersinergi dan mengoptimalkan ekosistem zakat mal dan fitrah di provinsi Lampung, bisa memberikan manfaat yang lebih luas.

"Dan saya sangat bangga, karena BAZNAS hari ini mempunyai peran yang luar biasa, bagi bagi kemandirian umat dan kegiatan sosial yang Insya Alla energi baik ini akan terus menular kepada kita semuanya" tandas Jihan.

Sementara sebelumnya Ketua Baznas RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.S mengatakan Grand Baznas Award 2026 adalah untuk mewujudkan tekad taktis baznas dengan 5D, yaitu Basnas yang Diingat, melalui Baznas Award 2026, diharapkan dapat menambah daya ingat kepada Baznas.

"Jadi kita ingin orang ketika akan membayar Zakat yang pertama kali diingat adalah Baznas, yang kedua adalah Baznas yang Dipercaya maka kita harapkan melalui kegiatan ini maka Baznas menjadi lembaga yang dipercaya" rinci Sodik Mudjahid.

Selanjutnya untuk D ke 3 adalah Baznas Dijangkau, karena Baznas bekerjasama dengan beberapa Bank melalui aplikasi Pay Roll untuk membayar Zakat. Serta D ke 4 adalah ingin membangun Baznas yang Dicintai, karena Baznas selalu memberikan solusi seperti penanggulangan bencana Baznas siap membantu.

"Ketika orang sakit Baznas membantu, ketika ada bencana Baznas hadir, ketika orang terjerat Pinjol Baznas menolong sehingga Baznas menjadi lembaga yang Solutif. Sedangkan D ke 5 adalah Baznas yang Dibanggakan, sebuah lembaga yang memiliki solusi terhadap segala permasalahan." katanya lagi.

Untuk diketahui, Baznas RI melibatkan delapan tokoh dari berbagai bidang sebagai Dewan Juri Baznas Awards 2026.

Keterlibatan para tokoh tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan proses penjurian berlangsung objektif serta mempertimbangkan beragam perspektif dalam menilai kontribusi terhadap pengelolaan dan pengembangan zakat di Indonesia.

Delapan tokoh yang dipercaya sebagai Dewan Juri Baznas Awards 2026 terdiri Dudung Abdurachman, (KSP), TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. (Gubernur Lemhannas) Arif Satria, (Ketua Umum ICMI/Kepala BRIN), H. Waryono Abdul Ghafur, (Kementerian Agama), Agus Fatoni, (Kemendagri), KH. M. Asrorun Ni’am Sholeh, (Komisi Fatwa MUI); Indra Sjafri (Profesional Olahraga) serta Arzeti Bilbina Setyawan, (Anggota DPR RI).(@Ng).

Berita terkait