Dari Kelas ke Penerbit: Cerpen Siswi MAN 2 HSU Tembus Publikasi
Amuntai-Spektroom : Prestasi tak melulu soal angka. Siswi MAN 2 Hulu Sungai Utara, Hifzhiyah (XI-B), membuktikan itu lewat karya cerpen berjudul “Bayangan Di Antara Hujan” yang resmi diterbitkan. Sebuah lompatan dari ruang kelas menuju dunia literasi yang lebih luas.
Capaian ini menegaskan bahwa potensi siswa madrasah tak berhenti di akademik dan olahraga saja. Hifzhiyah membawa imajinasi, rasa, dan kegelisahan menjadi cerita yang hidup. Prosesnya juga bukan instan, butuh disiplin, konsistensi, dan keberanian menulis lalu memperbaiki, sampai berulang kali.
Penerbitan cerpen tersebut juga menjadi penanda penting, bahwa: budaya literasi di lingkungan madrasah mulai bergerak dari yang dulu sekadar membaca ke tahap mencipta.
“Ini bukan sekadar karya terbit, tapi bukti bahwa siswa kita punya daya cipta dan keberanian tampil. Kami ingin ini jadi pemantik yang lain jangan cuma jadi pembaca, tapi ikut menulis,” tegas Plt. Kepala MAN 2 HSU, Irwan, Rabu (15/4/2026).

“Saya menulis dari hal-hal sederhana yang saya rasakan. Tidak menyangka bisa sampai diterbitkan. Ini jadi semangat untuk terus menulis, meski pelan yang penting jalan,” ujar Hifzhiyah.
Satu cerpen terbit, satu pintu lain terbuka. Jadi kita tinggal pilih: mau ikut menulis, atau tetap jadi penonton. Di era sekarang, ide banyak bisa murah, yang mahal itu keberanian menuangkannya.
(Polin-M.Aditya)