Dispersip Banjarmasin Rayakan HAN 2025 dengan Perpustakaan Keliling Kelotok di SD Pinggiran Sungai

Editor: Agung Yunianto

Dispersip Banjarmasin Rayakan HAN 2025 dengan Perpustakaan Keliling Kelotok di SD Pinggiran Sungai
Dispersip Kota Banjarmasin sambut Hari Anak Nasional 2025 di SDN 9 Benua Anyar, Banjarmasin (Foto: Spektroom/ Iqbal)

Spektroom - Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) menggelar program Perpustakaan Keliling Kelotok dan mendongeng di SDN 9 Benua Anyar, Sungai Gampa, Banjarmasin, Rabu (23/7/2025). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025.

SDN 9 Benua Anyar dikenal sebagai sekolah yang unik karena berada di antara daratan dan sungai. Bagaimana tidak, meski dapat diakses melalui jalur darat, banyak aktivitas warga sekitar yang masih bergantung pada transportasi sungai.

Kepala Dispersip Kota Banjarmasin, Drs. Muhammad Ikhsan Alhak, M.Si menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari program perpustakaan sungai keliling. “Kami sengaja menyasar sekolah-sekolah di wilayah terluar Banjarmasin untuk menyebarkan semangat membaca dan mendongeng,” jelas Ikhsan.

Menurutnya, kegiatan kali ini mengangkat tema Anak Indonesia Bersaudara, sejalan dengan tema nasional HAN 2025. Tema ini, lanjut Ikhsan, mengandung makna bahwa setiap anak di manapun berada merupakan saudara sebangsa, setanah air, dan saudara dalam kemanusiaan.

“Di Hari Anak Nasional ini saya berpesan kepada anak-anak, khususnya murid-murid di sini, agar rajin sekolah, disiplin, dan memperhatikan nasehat guru, serta jangan lupa sarapan sebelum berangkat,” imbuh Ikhsan di hadapan para siswa.

Siswa-siswi SDN 9 Benua Anyar tampak antusias mengikuti berbagai kegiatan seperti membaca buku, mendengarkan dongeng, serta berdialog bersama petugas perpustakaan keliling. Kelotok (perahu kecil) perpustakaan keliling itu membawa berbagai koleksi buku bacaan yang menarik bagi anak-anak.

Kepala Sekolah SDN 9 Benua Anyar, yang diwakili Sa’dillah, S.Pd, mengaku sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ia menilai perpustakaan sungai keliling menjadi angin segar bagi siswa yang tinggal di kawasan dengan akses terbatas terhadap bahan bacaan.

“Sekolah kami memang berada di pinggiran sungai, tapi anak-anak di sini hidup dalam lingkungan yang asri dan penuh semangat gotong royong. Saya sangat berterima kasih kepada Dispersip atas program yang luar biasa ini,” ujar Sa’dillah.

Dispersip Banjarmasin berkomitmen untuk terus menjangkau sekolah-sekolah pinggiran melalui layanan perpustakaan keliling. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan minat baca anak-anak dapat tumbuh sejak dini, meski mereka tinggal jauh dari pusat kota.​

Berita terkait

Gandeng BKN, Menteri Dody Komitmen Wujudkan Good Governance di Kementerian PU

Gandeng BKN, Menteri Dody Komitmen Wujudkan Good Governance di Kementerian PU

Jakarta – Spektroom : Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menegaskan komitmennya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance di lingkungan Kementerian PU. Langkah ini diperkuat melalui kolaborasi bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) guna meningkatkan kualitas dan integritas aparatur sipil negara (ASN). Menteri Dody mengatakan kehadiran BKN sangat penting

Nurana Diah Dhayanti
Bak Tersambar Petir, PWI Kalteng Tempuh Jalur Hukum Usai Pernyataan Hotman Paris Dinilai Hina Profesi Wartawan

Bak Tersambar Petir, PWI Kalteng Tempuh Jalur Hukum Usai Pernyataan Hotman Paris Dinilai Hina Profesi Wartawan

Ketua PWI Kalteng, M Zaenal: "setiap pihak tetap menghormati profesi pers sebagai salah satu pilar demokrasi," Palangkaraya-Spektroom : Dunia jurnalistik terasa tersentak. Bagi banyak insan pers, pernyataan yang dilontarkan advokat nasional Hotman Paris Hutapea dinilai bukan sekadar kritik, tetapi telah menyentuh kehormatan profesi wartawan yang selama ini menjadi salah

Polin
APBD  Menjadi Instrumen Pembangunan yang Berdampak Nyata bagi Masyarakat NTB

APBD Menjadi Instrumen Pembangunan yang Berdampak Nyata bagi Masyarakat NTB

Mataram-Spektroom : Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bukan sekadar dokumen keuangan, melainkan instrumen utama untuk menghadirkan kesejahteraan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mempercepat pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Gubernur NTB M.Iqbal mengungkapkan, pembahasan pertanggungjawaban APBD tidak hanya merupakan amanat peraturan perundang-undangan, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi

Marsam Putrangga, Rafles
ссс