Dokter Karlina Daftar Calon Ketua Kadin Kota Depok 2026–2031

Bagi Karlina, keikutsertaannya dalam kontestasi bukan sekadar mengejar jabatan organisasi, melainkan mengusung semangat kolaborasi demi memperkuat dunia usaha di Kota Depok.

Dokter Karlina Daftar Calon Ketua Kadin Kota Depok 2026–2031
Dokter Karlina Menyerahkan Berkas Pendaftaran Bacalon Ketua KADIN Depok Kepada Panitia diHotel Wiyata Jumat (31/07/2026).(Foto Dokumentasi pribadi/Wismo)

Depok-Spektroom : Dokter Karlina MARS resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Depok periode 2026–2031 di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jumat (31/7/2026). Kedatangannya disambut puluhan perempuan berkebaya jingga dari berbagai organisasi pengusaha wanita yang memberikan dukungan melalui lagu dan yel-yel.

Pemilik Rumah Sakit Graha Permata Ibu (RS GPI) Beji sekaligus Ketua DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Depok itu mengusung visi menjadikan Kadin sebagai rumah bersama bagi seluruh pelaku usaha.

Karlina menegaskan keikut sertaannya dalam bursa Ketua Kadin bukan sekadar mengejar jabatan, tetapi ingin memperkuat kolaborasi demi mendorong kemajuan dunia usaha di Kota Depok. Menurutnya, organisasi akan semakin kuat jika seluruh anggotanya saling melengkapi, bukan saling mencari kekurangan.

Dokter Karlina menyampaikan niatnya untuk mencalonkan diri menjadi ketua Kadin Depok ,(Foto : Wismo )

"Kalau semangat itu menjadi pedoman kita, saya yakin Kadin ke depan akan semakin kuat karena pondasinya adalah kebersamaan," ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa semangat baru tidak berarti mengesampingkan capaian kepengurusan sebelumnya. Sebaliknya, hal itu menjadi energi untuk menghadirkan inovasi, memperluas kolaborasi, serta memperkuat peran Kadin sebagai mitra Pemerintah Kota Depok dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Usai menyerahkan berkas pendaftaran, Karlina mengapresiasi panitia yang telah menerima proses pencalonannya. Ia mengakui masih ada beberapa dokumen administrasi yang perlu dilengkapi dan menyatakan siap mengikuti seluruh tahapan verifikasi sesuai ketentuan.

"Semuanya akan kami lengkapi. Kami siap menunggu proses verifikasi dan mengikuti seluruh tahapan dengan baik," katanya.

Sementara itu, Ketua Kadin Kota Depok demisioner, Miftah Sunandar, menjelaskan bahwa Steering Committee (SC) akan melakukan verifikasi seluruh persyaratan bakal calon sebelum menetapkan kelolosan peserta.

Ia juga menyampaikan bahwa mulai hari berikutnya pemilik Kartu Tanda Anggota (KTA) dapat mengambil formulir di kantor Kadin. Hak suara hanya dimiliki direktur atau komisaris perusahaan yang memiliki KTA berbarcode dan telah diverifikasi SC.

Miftah menegaskan pemilihan Ketua Kadin Kota Depok bukan melalui mekanisme aklamasi. Hingga penutupan pendaftaran baru terdapat satu bakal calon, yakni Dokter Karlina, sedangkan penentuan ketua tetap dilakukan melalui pemungutan suara pada Musyawarah Kota (Muskot) VI Kadin Kota Depok.

Berita terkait

Atlet Paralimpik Mendapat Perhatian Dinas Pemuda dan Olahraga Pemkab Bogor Sebelum Terjun  Ke Peparda 2026

Atlet Paralimpik Mendapat Perhatian Dinas Pemuda dan Olahraga Pemkab Bogor Sebelum Terjun Ke Peparda 2026

Bogor-Spektroom : Menjelang pelaksanaan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Jawa Barat 2026, yang akan berlangsung Oktober mendatang, kesehatan dan kebugaran para atlet disabilitas Kabupaten Bogor menjadi perhatian serius selama menjalani Pemusatan Latihan Cabang (Pelatcab). Para atlet menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari upaya memastikan mereka berada dalam kondisi prima sebelum bertanding. "

Asmari, Rafles
Duta Besar Republik Tunisia untuk Indonesia Jajaki Kesiapan NTB Menerima Investor Tunisia

Duta Besar Republik Tunisia untuk Indonesia Jajaki Kesiapan NTB Menerima Investor Tunisia

Mataram-Spektroom : Peluang kerja sama Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Tunisia mulai diarahkan pada agenda yang lebih konkret, dari investasi dan pariwisata hingga pendidikan dan riset kesehatan. Dalam kunjungan kerjanya ke Mataram, Duta Besar Republik Tunisia untuk Indonesia, H.E. Mohamed Trabelsi, secara khusus menjajaki kesiapan NTB menerima investor Tunisia, sementara

Marsam Putrangga, Julianto