Gaya Hidup Ramah Lingkungan, Ajak Keluarga Beralih ke Kompor Listrik
Jakarta-Spektroom : Aroma steik yang tengah dimasak memenuhi lobi Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (14/10/2026). Di balik kesibukan mengolah daging dan meracik bumbu, sekitar 20 peserta Lomba Masak Electrifying Lifestyle tidak hanya menunjukkan keterampilan memasak, tetapi juga mengenal cara baru menghadirkan hidangan bagi keluarga melalui teknologi kompor listrik.
Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara bersama PT PLN (Persero) UP3 Tanjung Priok itu mengusung tema “Kompor Listrik ON, Serunya Masak Tanpa Batas”. Para peserta merupakan perwakilan kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari tingkat kota hingga kecamatan.
Dengan bimbingan juru masak profesional, Chef Julian Agita Diba, peserta ditantang mengolah hidangan berbahan daging berupa steik. Suasana perlombaan menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mencoba langsung teknologi memasak yang menawarkan kepraktisan sekaligus mengenal potensi pemanfaatan energi listrik dalam aktivitas rumah tangga.
Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Kota Jakarta Utara, Anita Permata Sari, mengapresiasi inisiatif PLN yang mengenalkan penggunaan energi listrik yang lebih bersih kepada masyarakat, khususnya di lingkungan keluarga.
Menurut Anita, perlombaan tersebut tidak semata-mata menjadi ajang adu keterampilan memasak. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat memahami manfaat dan cara penggunaan kompor induksi, yang menghasilkan panas melalui teknologi elektromagnetik.
“Kompor induksi lebih aman, bersih, dan nyaman karena tidak menghasilkan asap dari proses pembakaran serta mengurangi hawa panas berlebih saat memasak,” ujar Anita.
Ia berharap kader PKK dan DWP dapat menjadi penggerak perubahan kebiasaan di tengah masyarakat. Informasi mengenai penggunaan kompor induksi diharapkan semakin luas dikenal.
Namun, pemanfaatan teknologi tersebut tetap perlu disertai pemahaman tentang penggunaan listrik secara bijak dan penerapan prosedur keselamatan.
“Kami berharap kader turut menyebarluaskan manfaat teknologi ini sekaligus mengedukasi masyarakat agar menggunakan listrik secara bijak dan sesuai prosedur keselamatan,” ucapnya.
Manager PLN UP3 Tanjung Priok, Hanif Adrhean, mengatakan kompor induksi dapat menjadi alternatif memasak yang praktis bagi masyarakat. Kehadirannya memberikan pilihan selain penggunaan gas elpiji.
“Dengan kompor induksi, masyarakat memiliki alternatif memasak yang praktis tanpa bergantung sepenuhnya pada gas elpiji,” jelasnya.
Hanif menegaskan, tujuan kegiatan ini memperkenalkan electrifying lifestyle atau gaya hidup berbasis pemanfaatan energi listrik.
“Fokus kami bukan hanya mencari pemenang, melainkan mendorong masyarakat menerapkan electrifying lifestyle dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Jakarta Utara, Fida Hendra, menilai keluarga memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan hidup yang praktis dan efisien, termasuk dalam menyiapkan makanan sehat dan bergizi.
“Melalui peran kader, kami mendorong masyarakat lebih adaptif terhadap teknologi yang praktis dan efisien, tanpa mengesampingkan kreativitas dalam menyajikan makanan sehat dan bergizi,” tandasnya.