Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) Warnai Peringatan Hari Indonesia Menabung

Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) Warnai Peringatan Hari Indonesia Menabung
Flyer OJK

Spektroom - Memperingati Hari Indonesia Menabung dan meningkatkan literasi keuangan sejak dini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)   menggelar Taklkshow memperingati Hari Indonesia Menabung dan Puncak Bulan Literasi Keuangan (HIM & BLK) 2025, d Jakarta Jum'at (22/8/2025).

Foto Capture YouTube OJK

Kegiatan yang dimoderatori Jurnalis Senior Desi Anwar tersebut menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya seperti Wakil Komisaris Dewan OJK,  Mirza Adityaswara, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Air Langga Hartarto dan Kepala Executive Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Frederica Widyasari Dewi, dihadiri ribuan pelajar Se Jabodetabek.

Menurut Frederica Widyasari Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 2019 tentang penetapan Hari Indonesia Menabung, yang tahun ini dirangkaikan dengan Bulan Literasi Keuangan. Sejak Mei 2025.

audio-thumbnail
Voice Frederica OJK
0:00
/42.586125

"Indonesia menabung diperingati setiap tanggal 20 Agustus  dan ini merupakan amanat Keppres nomor 26 tahun 2019, tentang penetapan Hari Indonesia Menabung dan kegiatan ini juga sebagai dukungan Asta cita Presiden Prabowo Subianto keempat menitikbberatkan pada pengembangan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan akses terhadap teknologi." terang Frederica.

Sedangkan tagline Peringatan HIM & BLK tahun 2025  adalah "CEMERLANG" Cerdas Keuangan untuk Generasi Emas dan Gemilang di 2045.

Frederica menambahkan, dalam rangka Bulan Literasi Keuangan, OJK juga menyelenggarakan Financial Literacy Award 2025,  sebagai bentuk apresiasi bagi Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Pemerintah Daerah dan duta literasi keuangan (OJK PEDULI) atas kontribusinya dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat.


"Kegiatan literasi keuangan ini  telah berlangsung di berbagai daerah  sebagai bagian dari Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan). Program ini bertujuan mendorong pemahaman masyarakat agar lebih bijak dalam memanfaatkan layanan keuangan." Tutup Frederica.(@Ng).

Berita terkait

Pulihkan Ekonomi Petani, Sawahlunto Genjot Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang Jadi Sawah dan Kebun Produktif

Pulihkan Ekonomi Petani, Sawahlunto Genjot Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang Jadi Sawah dan Kebun Produktif

Sawahlunto–Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto mulai mengakselerasi pemulihan ekonomi masyarakat tani melalui program Gerakan Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang (Gerak Lekas). Program ini diharapkan mampu menghidupkan kembali lahan pertanian yang rusak akibat aktivitas pertambangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut disosialisasikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3)

Riswan Idris, Rafles
Pastikan Tak Salah Sasaran, KKP Pelototi Kelayakan Calon Penerima Bantuan di Wringinagung

Pastikan Tak Salah Sasaran, KKP Pelototi Kelayakan Calon Penerima Bantuan di Wringinagung

Jember-Spektroom : Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tampaknya tidak ingin kecolongan dalam menyalurkan program bantuan tematiknya tahun ini. Guna memastikan program strategis negara tersebut jatuh ke tangan yang benar-benar berhak dan produktif, kementerian menerjunkan tim khusus untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) secara ketat dan terperinci di Desa Wringinagung, kecamatan Jombang,

Budi Sucahyono, Julianto
Ternak Masih Berkeliaran di Kawasan Wisata Kandi, Pemkot Sawahlunto Mulai Bersikap Tegas demi Jaga Citra Pariwisata

Ternak Masih Berkeliaran di Kawasan Wisata Kandi, Pemkot Sawahlunto Mulai Bersikap Tegas demi Jaga Citra Pariwisata

Sawahlunto–Spektroom : Upaya Pemerintah Kota Sawahlunto menjaga wajah destinasi wisata kembali diuji. Meski telah berulang kali diimbau, keberadaan ternak yang berkeliaran di kawasan wisata Kandi masih menjadi persoalan yang dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung sekaligus mencoreng citra kota yang menyandang status Warisan Dunia UNESCO. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3)

Riswan Idris, Rafles
ссс