Harga Bahan Pangan Tekan Inflasi Jateng Februari 2026

Harga Bahan Pangan Tekan Inflasi Jateng Februari 2026
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah, Ali Said, saat menyampaikan rilis kinerja perekonomian Jawa Tengah, Senin (2/3/2026) di Kantor BPS Provinsi Jateng. di Semarang (Senin 2/3/2026). (Foto : Ning B)

Semarang-Spektroom: Laju inflasi tahunan atau year on year (y-on-y) di Provinsi Jawa Tengah pada Februari 2026 mencapai 4,43 persen. Lonjakan harga sejumlah komoditas pangan menjadi penyumbang terbesar terhadap kenaikan tersebut.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah, Ali Said, di Semarang Senin (2/3/2026) menjelaskan bahwa kelompok makanan, minuman, dan tembakau mendominasi pembentukan inflasi pada periode ini. Peningkatan harga terjadi seiring naiknya kebutuhan masyarakat serta dinamika distribusi menjelang Ramadan.

“Inflasi y-on-y Februari 2026 tercatat 4,43 persen, dengan kontribusi paling besar berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau,” ungkapnya.

Sejumlah komoditas strategis seperti beras, cabai, bawang merah, dan produk hortikultura tercatat mengalami kenaikan dibandingkan Februari tahun lalu. Pergerakan harga bahan pokok tersebut memberi dampak signifikan terhadap Indeks Harga Konsumen (IHK) di berbagai daerah di Jawa Tengah.

Menurut Ali, fluktuasi harga pangan yang cenderung bergejolak masih menjadi tantangan utama dalam menjaga stabilitas inflasi daerah. Permintaan yang meningkat menjelang bulan puasa turut memperkuat tekanan harga di pasar tradisional maupun ritel modern.

Selain kelompok pangan, inflasi juga dipengaruhi oleh kenaikan pada sektor transportasi serta perumahan dan utilitas rumah tangga. Meski demikian, besaran andil kedua kelompok itu masih lebih rendah dibandingkan kontribusi bahan makanan.

Ia menambahkan, angka inflasi 4,43 persen tersebut merupakan perbandingan IHK Februari 2026 terhadap Februari 2025. Data ini menjadi indikator penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan strategi pengendalian harga, terutama menjelang periode konsumsi tinggi.

BPS Jawa Tengah, lanjutnya, akan terus melakukan pemantauan harga secara berkala dan menyajikan data detail per kelompok pengeluaran. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat tetap stabil di tengah dinamika harga pangan. (Ning B).

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс