Jabatan Bukan Hadiah, Tiga Wakil Rektor IAHN Tampung Penyang Diminta Jadi Teladan

Jabatan Bukan Hadiah, Tiga Wakil Rektor IAHN Tampung Penyang Diminta Jadi Teladan
Foto bersama Rektor IAHN Tampung Penyang Palangka Raya, Prof. Tiwi Etika, Ph.D. (dasi biru), tiga wakil rektor yang baru dilantik. (Foto: Dok. Humas IAHN)

Palangka Raya–Spektroom : Bagi tiga Wakil Rektor Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Tampung Penyang Palangka Raya yang baru dilantik, jabatan bukan sekadar posisi dalam struktur organisasi. Di baliknya ada amanah untuk bekerja, melayani, sekaligus memberi teladan bagi keluarga besar kampus.

Pesan itu disampaikan Rektor IAHN Tampung Penyang Palangka Raya, Prof. Tiwi Etika, Ph.D., saat melantik dan mengambil sumpah/janji tiga Wakil Rektor periode 2026–2030 di Ruang Rapat Rektorat IAHN Tampung Penyang Palangka Raya, Rabu (26/8/2026).

Tiga pejabat tersebut yakni Dr. I Wayan Suasta, S.Ag., M.Pd.H. sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan; Stepenson, S.Ag., M.H. sebagai Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan; serta Dr. Ervantia Restulita L. Sigai, S.S., M.Si. sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama.

Pelantikan disaksikan Kepala Biro AUAK I Made Santika, S.Sos., M.Si. dan Direktur Pascasarjana Prof. Drs. I Ketut Subagiasta, M.Si., D.Phil.

Dihadapan para pejabat dan sivitas akademika, Prof. Tiwi mengingatkan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada para Wakil Rektor bukan sebuah hadiah.

“Ini bukan hadiah, tetapi amanah dan tanggung jawab,” tegasnya.

Menurut Prof. Tiwi, memimpin perguruan tinggi memiliki tantangan tersendiri. Para pemimpin berhadapan dengan insan akademik yang memiliki kemampuan intelektual, sikap kritis, sekaligus kebijaksanaan. Karena itu, keteladanan menjadi bagian penting dari kepemimpinan.

“Kalau kita memimpin tetapi tidak memberikan contoh, maka sangat mudah mendapatkan kritik dan protes dari warga cendekia. Karena itu, embanlah amanah ini dengan tulus dan ikhlas untuk mengabdi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar jabatan tidak dipandang sebagai jalan memperoleh kekuasaan maupun kepentingan pribadi. Sebaliknya, jabatan harus menjadi ruang untuk mengabdikan pengetahuan, pengalaman dan kemampuan manajerial bagi kemajuan institusi.

“Menjabat bukan untuk mendapatkan kekuasaan, apalagi memperkaya diri. Ini adalah tempat untuk mengimplementasikan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki,” katanya.

Rektor IAHN Tampung Penyang Palangka Raya, Prof. Tiwi Etika, Ph.D., saat menandatangani berita acara pelantikan tiga wakil rektor. (Foto: Dok. Humas IAHN)

Lebih jauh, ia mengajak seluruh jajaran IAHN Tampung Penyang tidak berhenti pada rutinitas. Menurutnya, kampus memiliki potensi besar untuk berkembang dan melahirkan generasi yang mampu memberi kontribusi bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Pada akhirnya, Prof. Tiwi menempatkan integritas dan etika sebagai fondasi utama dalam menjalankan jabatan. Ia meminta para pejabat yang baru dilantik tidak hanya mampu menyelesaikan tugas administratif, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang nyata bagi sivitas akademika.

“Yang paling penting adalah berintegritas, tulus dan ikhlas, serta menjaga standar etika. Kita yang menjabat harus melayani,” pungkasnya.

Pelantikan tiga Wakil Rektor tersebut sekaligus menandai penguatan jajaran kepemimpinan IAHN Tampung Penyang Palangka Raya untuk periode 2026–2030. Tantangannya bukan semata menjalankan program, tetapi membangun budaya kerja yang mampu membawa kampus tumbuh melalui kolaborasi, keteladanan dan keberanian berinovasi. (Polin-mr)

Berita terkait

Fraksi PAN-PKB Soroti Ketergantungan Transfer dan Defisit Rp51 Miliar dalam APBD-P Sawahlunto

Fraksi PAN-PKB Soroti Ketergantungan Transfer dan Defisit Rp51 Miliar dalam APBD-P Sawahlunto

Sawahlunto-Spektroom : Fraksi PAN-PKB DPRD Kota Sawahlunto meminta pemerintah daerah tidak terjebak pada kenaikan postur anggaran dalam Rancangan Perubahan APBD 2026. Tambahan ruang fiskal, menurut fraksi tersebut, harus dibuktikan melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, perbaikan infrastruktur dan penguatan ekonomi daerah. Hal itu disampaikan Fraksi PAN-PKB dalam Pandangan Umum Fraksi yang dibacakan

Riswan Idris, Rafles
Angkat Sejarah Rempah dan Kebudayaan, Rakernas JKPI XII Mulai Berlangsung di Kota Ternate

Angkat Sejarah Rempah dan Kebudayaan, Rakernas JKPI XII Mulai Berlangsung di Kota Ternate

Ternate-Spektroom : Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) mulai berlangsung di Kota Ternate, opening ceremony ditandai dengan pemukulam dolo-dolo, Rabu (26/8/2026). Pelaksanaan Rakernas XII JKPI dengan Opening Ceremony Pasar Malam Indonesia, Pentas Budaya dan Festival Gastronomi yang berlangsung di Benteng Oranje, Ternate. Walikota Ternate,

Nanang Adrany, Rafles
Sosialisasi Forum Pengendalian Mutu Pelayanan KB Tindak Lanjut SKB 4 Kementerian/Lembaga

Kemendukbangga/BKKBN Maluku Utara Hadiri Sosialisasi Forum Pengendalian Mutu Pelayanan KB Tindak Lanjut SKB 4 Kementerian/Lembaga

Sofifi-Spektroom : Upaya meningkatkan kualitas pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan menekan angka putus pakai kontrasepsi terus diperkuat. Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Perwakilan Provinsi Maluku Utara menghadiri Sosialisasi Forum Pengendalian Mutu Pelayanan KB sebagai Tindak Lanjut Keputusan Bersama (SKB) 4 Kementerian/Lembaga tentang

Nanang Adrany, Rafles
Perubahan APBD 2026 Sawahlunto Defisit Rp51,08 Miliar, Belanja Modal Naik Signifikan

Perubahan APBD 2026 Sawahlunto Defisit Rp51,08 Miliar, Belanja Modal Naik Signifikan

Sawahlunto-Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto mengusulkan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 dengan total pendapatan Rp589,59 miliar dan belanja Rp640,68 miliar. Dengan komposisi tersebut, rancangan perubahan APBD menghasilkan defisit Rp51,08 miliar. Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD 2026 dibacakan Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry

Riswan Idris, Rafles