Jaga Stabilitas Harga & Ketersediaan Bapok Pada Nataru, Disperindag Biak Numfor Lakukan Subsidi Pasokan
Biak-Spektroom : Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Biak Numfor terus melakukan upaya pengendalian harga sejumlah komoditas pangan melalui subsidi pasokan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Biak Numfor, Yubelius Usior, mengatakan, subsidi dilakukan terhadap sejumlah komoditas, terutama cabai dan bawang, dengan mendatangkan pasokan dari luar daerah. Salah satunya sebanyak 500 kilogram cabai yang didatangkan dari Malang.
Menurutnya, harga komoditas yang dipasarkan melalui subsidi tersebut di antaranya cabai keriting sekitar Rp60.000 per kilogram, cabai besar Rp85.000 per kilogram, serta bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp40.000 per kilogram.
"Kita subsidi. Yang 500 kilogram itu kita datangkan dari Malang. Ini akan kita subsidi sampai Desember untuk menjaga stok Nataru sekaligus kestabilan harga,” ujar Yubelius Usior, Selasa 3 Nopember 2026.
Ia menjelaskan, Disperindag Biak juga telah menjajaki kerja sama pasokan komoditas dari Kabupaten Sarmi dan sejumlah daerah lainnya. Selain itu, pasokan telur juga diupayakan melalui kerja sama dengan pemasok dari Jayapura untuk memperkuat ketersediaan pangan di Biak Numfor sekaligus mendorong perputaran ekonomi antardaerah di Provinsi Papua.
Yubelius menambahkan, pihaknya bersama Dinas Pertanian dan ketahanan Pangan Biak Numfor akan melakukan pemantauan langsung ke sentra produksi, termasuk petani cabai dan peternak, guna memastikan kemampuan produksi lokal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Nataru.
“Kami sementara melakukan pemantauan ke lapangan, ke sentra-sentra produksi, baik peternak maupun cabai, untuk memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok dengan harga terkendali, dalam rangka Nataru ini,” ungkap Yubelius.
Terkait ketersediaan bahan pokok lainnya, Ia memastikan stok minyak goreng masih aman karena selain minyak goreng subsidi, tersedia pula berbagai merek minyak goreng komersial di pasaran. Sementara itu, berdasarkan informasi dari Bulog, ketersediaan beras juga dipastikan aman hingga tahun depan.
Disperindag berharap melalui subsidi pasokan dan pemantauan distribusi secara berkelanjutan, lonjakan harga komoditas pangan menjelang Natal dan Tahun Baru dapat diantisipasi sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.