Kacabdin I Sumbar: PPPK Paruh Waktu Sebagai Pelayan Publik

Kacabdin I Sumbar: PPPK Paruh Waktu Sebagai Pelayan Publik
Foto:Acara Pembekalan P3k.paruh waktu di aula Kacabdin Bukittinggi.(dok.Jn)

Spektroom - Sebanyak 291 orang ASN Paruh Waktu dilingkungan Kantor Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah I Sumbar Selasa (6/1/2026) pagi menerima penyerahan Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT) dan Pembekalan PPPK Paruh Waktu.

Kegiatan SPMT dan Pembekalan PPPK Paruh Waktu dibagi 2 sesi yakni sesi pagi sebanyak 145 orang serta sesi siang sebanyak 146 orang dihadiri langsung Kacabdin Pendidikan Wilayah I Sumbar Willia Zuwerni.,S.Pd. M.Si, menekankan PPPK Paruh Waktu Bekerja secara tim dan perlu diperkuat kolaborasi, koordinasi dan membangun komitmen.

Tentunya membangun itu semua yang muaranya mewujudkan ASN Berakhlak, mengikat aturan mengikat bagi PPPK Paruh Waktu, tidak bekerja rata rata namun harus bekerja lebih lompatannya bahwa PPPK Paruh Waktu sebagai ASN bahwa bapak/ibuk sesungguhnya merupakan pelayan publik secara prima.

"Pelayanan Publik tang diberikan memiliki makna luas dan itu harus dipahami diantaranya harus tercermin pada keramahtamahan oleh bapak/ibu PPPK Paruh Waktu kepada Murid, Oang Tua siswa dan masyarakat, bahwa kita sebagai Guru dan Tata Usaha,"ujar Willia Zuwerni.

Disebutkannya, bahwa di PPPK Paruh Waktu status ASN sudah melekat di diri bapak/ibu aturannya dan jangan terjadi seperti perbatasan, "Dulu ketika masih honorer sangat patuh, penolong dan semua dikerjakan, tapi ketika sudah jadi PPPK dia berubah. "kita tidak ingin bahasa-bahasa seperti ini keluar dari bapak/ibu PPPK Paruh Waktu, tegasnya.

Makanya, kita selaku PPPK Paruh Waktu harus akuntabel bahwa harus ditanamkan kejujuran, integritas tinggi karna kejujuran modal utama, namun jikapun pahit kita harus jujur sebagai ASN.

Untuk itu dalam ASN Berakhlak perlu adanya komitmen kita bersama," tutupnya (Rita Yondriadi)

Berita terkait

Pulihkan Ekonomi Petani, Sawahlunto Genjot Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang Jadi Sawah dan Kebun Produktif

Pulihkan Ekonomi Petani, Sawahlunto Genjot Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang Jadi Sawah dan Kebun Produktif

Sawahlunto–Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto mulai mengakselerasi pemulihan ekonomi masyarakat tani melalui program Gerakan Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang (Gerak Lekas). Program ini diharapkan mampu menghidupkan kembali lahan pertanian yang rusak akibat aktivitas pertambangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut disosialisasikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3)

Riswan Idris, Rafles
Pastikan Tak Salah Sasaran, KKP Pelototi Kelayakan Calon Penerima Bantuan di Wringinagung

Pastikan Tak Salah Sasaran, KKP Pelototi Kelayakan Calon Penerima Bantuan di Wringinagung

Jember-Spektroom : Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tampaknya tidak ingin kecolongan dalam menyalurkan program bantuan tematiknya tahun ini. Guna memastikan program strategis negara tersebut jatuh ke tangan yang benar-benar berhak dan produktif, kementerian menerjunkan tim khusus untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) secara ketat dan terperinci di Desa Wringinagung, kecamatan Jombang,

Budi Sucahyono, Julianto
Ternak Masih Berkeliaran di Kawasan Wisata Kandi, Pemkot Sawahlunto Mulai Bersikap Tegas demi Jaga Citra Pariwisata

Ternak Masih Berkeliaran di Kawasan Wisata Kandi, Pemkot Sawahlunto Mulai Bersikap Tegas demi Jaga Citra Pariwisata

Sawahlunto–Spektroom : Upaya Pemerintah Kota Sawahlunto menjaga wajah destinasi wisata kembali diuji. Meski telah berulang kali diimbau, keberadaan ternak yang berkeliaran di kawasan wisata Kandi masih menjadi persoalan yang dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung sekaligus mencoreng citra kota yang menyandang status Warisan Dunia UNESCO. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3)

Riswan Idris, Rafles
ссс