Kanwil Kemenhaj Malut Imbau Masyarakat Hati-Hati Modus Penipuan Atas Nama Kemenhaj
Ternate-Spektroom : Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Provinsi Maluku Utara minta para Calon Jemaah Haji (CJH) dan masyarakat untuk berhati-hati adanya modus penipuan mengatasnamakan Kanwil Kemenhaj Maluku Utara.
Selama kehadiran Kemenhaj di Maluku Utara tidak pernah melakukan komunikasi dengan CJH dalam pengurusan Haji dan umrah, tetapi CJH datang melakukan pengurusan sendiri.
Plt. Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Provinsi Maluku Utara H. M. Zaber Wahid, kepada Spektroom Rabu (15/4/2026) mengatakan, kejadian dialami oleh CJH di kabupaten Halmahera Tengah, adanya telepon mengatasnamakan Kanwil Kemenhaj tentang penambahan kuota, padahal sampai saat ini tidak ada informasi apapun untuk penambahan kuota Haji tahun 1447 H/2026 M.
"Sampai saat ini tidak ada informasi untuk penambahan kuota Haji dari Kemenhaj, jadi telepon itu jangan dipercaya," ujar H. Zaber.
Untuk mengantisipasi kejadian tersebut dan tidak merugikan CJH, Kanwil Kemenhaj Provinsi Maluku Utara telah mengeluarkan himbauan yang isinya waspada terhadap panggilan atau pesan dari nomor yang tidak dikenal, yang mengkonfirmasikan adanya penambahan kuota Haji atau percepatan keberangkatan. Jangan pernah memberikan data pribadi, seperti KTP, bujti setoran awal, nomor porsi, maupun nomor rekening kepada pihak yang tidak jelas identitasnya.
Selain itu juga seluruh proses penyelenggaraan haji dilakukan secara resmi, transparan dan tidak dipungut biaya diluar ketentuan yang berlaku, informasi resmi terkait Haji hanya disampaikan melalui Kantor Kementerian Haji dan Umrah setempat/Kantor Wilayah serta Kanal resmi pemerintah, apabila menemukan indikasi penipuan, segera laporkan kepada pihak berwenang atau Kantor Kemenhaj terdekat.
Kepada seluruh masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak mudah percaya serta selalu melakukan konfirmasi kepada pihak resmi terkait dengan masalah Haji dan umrah.