Trending

Kasdam XIV/ Hasanuddin Tinjau Progres KDKMP di Jeneponto

Kasdam XIV/ Hasanuddin Tinjau Progres KDKMP di Jeneponto
Foto : Kasdam XIV / Hasanuddin tinjau KDKMP di Jeneponto (Pendim 1425/Jeneponto)

Jeneponto–Spektroom : Memastikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berjalan sesuai tujuan dan memiliki kesiapan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat menjadi fokus kunjungan Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Ayi Lesmana, S.E., di Koperasi Merah Putih Desa Beroanging, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Kamis, (22/10/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan verifikasi dan validasi untuk melihat secara langsung kondisi koperasi, kesiapan pelaksanaan program, serta berbagai aspek pendukung yang diperlukan dalam pengembangan KDKMP.

Melalui peninjauan lapangan, proses evaluasi diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai pelaksanaan program di tingkat desa.

Kasdam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Ayi Lesmana hadir didampingi Waaster Kasdam XIV/Hasanuddin Letkol Inf Fadjar.

Kedatangan rombongan disambut Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, Kasdim 1425/Jeneponto, para pejabat utama Kodim 1425/Jeneponto, instansi terkait,  Pemerintah Desa Beroanging, pengurus koperasi, serta masyarakat setempat.

Dalam rangkaian
kegiatan tersebut, Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa memaparkan perkembangan pelaksanaan KDKMP di wilayah Kabupaten Jeneponto.

Pemaparan tersebut memberikan gambaran mengenai kondisi pelaksanaan program, kesiapan koperasi, serta koordinasi yang dilakukan bersama pemerintah daerah, pemerintah desa, dan unsur terkait dalam mendukung penyelenggaraan KDKMP.

Pemaparan itu juga menjadi bagian penting dalam proses verifikasi dan validasi, khususnya untuk memberikan informasi mengenai situasi faktual di lapangan sebagai bahan pencermatan dan evaluasi.

Melalui penyampaian data serta informasi terkait, diharapkan aspek kesiapan, pengelolaan, dan dukungan terhadap keberlangsungan koperasi dapat ditinjau secara menyeluruh sesuai kondisi yang ada.

Usai menerima pemaparan, Kasdam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Ayi Lesmana menjelaskan bahwa kunjungannya ke Desa Beroanging dilaksanakan dalam rangka verifikasi dan validasi KDKMP.
Peninjauan secara langsung dinilai penting untuk melihat kondisi nyata di lapangan sekaligus memastikan bahwa pelaksanaan program mendapatkan perhatian dan dukungan dari unsur-unsur terkait, ungkapnya.

Keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, kata Kasdam XIV/Hasanuddin, diharapkan menjadi salah satu sarana untuk memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Koperasi tidak hanya dipandang sebagai kelembagaan ekonomi, tetapi juga diharapkan mampu menjadi wadah usaha bersama yang dikelola secara baik, transparan, dan bertanggung jawab.” imbuhnya.

Lebih Lanjut Kasdam XIV/Hasanuddin, menyampaikan bahwa, Manfaat KDKMP bagi masyarakat diharapkan dapat diwujudkan melalui pengelolaan yang profesional, keterlibatan aktif warga, serta kesesuaian kegiatan koperasi dengan kebutuhan setempat.

“Dengan dukungan berbagai pihak, koperasi berpotensi membuka peluang kegiatan ekonomi, memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan sehari-hari, dan mendorong perputaran ekonomi di lingkungan desa.” ujarnya.

Karena itu, proses verifikasi dan validasi menjadi bagian penting untuk mencermati kesiapan serta aspek-aspek yang perlu mendapat perhatian dalam pelaksanaan program.

Berita terkait

Pemkab Maybrat Dorong Penguatan Koordinasi Guna Pembentukan Badan Pengelola Danau Ayamaru

Pemkab Maybrat Dorong Penguatan Koordinasi Guna Pembentukan Badan Pengelola Danau Ayamaru

Sorong-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Maybrat disarankan membentuk badan pengelola Danau Ayamaru untuk memperkuat koordinasi pemulihan ekosistem dan pengelolaan kawasan danau secara berkelanjutan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Papua Barat Daya, Julian Kelly Kambu, ST., M.Si., mengatakan pembentukan badan tersebut diperlukan agar pengelolaan Danau Ayamaru dapat dilakukan secara terarah, mulai

Anthonius Teniwut, Julianto