Trending

KDKMP Sorowako Resmi Beroperasi Bangun Kemandirian Ekonomi Warga

KDKMP Sorowako Resmi Beroperasi Bangun Kemandirian Ekonomi Warga
Menkop dalam kunjungan kegiatan pangan murah di KDMP Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan ( Humas Kemenkop)

Luwu Timur - Spektroom - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memastikan, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Sorowako, Luwu Timur telah resmi beroperasional menyusul diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) No. 82 Tahun 2026 tentang Tata Kelola dan Operasionalisasi KDKMP.

“Gerai-gerai koperasi telah mulai melayani masyarakat dengan menyalurkan barang bersubsidi, sekaligus produk unggulan usaha mikro dan kecil setempat,” kata Menkop dalam kunjungan kegiatan pangan murah di KDMP Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (10/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Menkop menyampaikan bahwa KDKMP Sorowako telah menunjukkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penjualan barang barang bersubsidi, berupa LPG 3 kilogram (kg), pupuk, beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), dan minyak goreng. Selain itu, rak-rak gerai juga diisi produk unggulan UMKM lokal.

"Dari penyaluran beras dan minyak goreng yang dipasok langsung dari Bulog, pendapatan yang telah diperoleh mencapai sekitar Rp1 miliar. Angka ini belum mencakup pendapatan dari barang lainnya," ungkapnya.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti awal kehadiran KDKMP mulai memberi dampak nyata. Meski bertahap, operasional diyakini akan semakin kokoh dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan.

Menyusul pencapaian awal tersebut, Menkop telah meminta Gubernur dan Bupati setempat untuk melengkapi koperasi dengan peralatan pengolahan pasca-panen. Hal ini guna mengangkat nilai jual komoditas unggulan daerah seperti lada, vanili, dan hasil pertanian lainnya.

Foto bersama anggota kelompok Sorowako ( Kemenkop)

Selain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok, koperasi ini juga memiliki keunikan karena berada tepat di depan Danau Matano. Pemandangan yang indah menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung sekaligus peluang untuk mengembangkan usaha koperasi.

"Bangunan dan lokasi koperasi adalah milik desa. Potensi yang ada sangat besar. Peralatan pasca-panen akan memastikan hasil bumi tidak hanya dijual mentah, melainkan memiliki nilai tambah yang menguntungkan masyarakat," jelasnya.

Saat ini tercatat 500 warga desa telah terdaftar sebagai anggota KDKMP dari total sekitar 4.000 jiwa. Target ke depannya adalah melibatkan seluruh warga desa secara bertahap. Menkop menekankan, model bisnis dan kelayakan usaha terus disempurnakan agar koperasi benar-benar menghasilkan keuntungan yang adil bagi anggotanya.

"Proses operasionalisasi memerlukan kematangan model bisnis. Kami memohon doa dan dukungan agar KDKMP dapat berjalan berkelanjutan dan membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat," ucap Menkop

Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyebut, KDKMP di Sorowako telah berjalan bertahap dan mulai menampakkan arah yang diharapkan masyarakat. Barang-barang bersubsidi juga sudah tersalurkan dan transaksi berlangsung.

“Lebih dari itu, 70 persen barang yang tersedia di gerai koperasi merupakan produk hasil masyarakat lokal. Kondisi ini dinilai sangat bermanfaat bagi warga sekitar, sekaligus menggerakkan perekonomian desa,” tegasnya.

Andi mengatakan, dengan terbitnya Perpres terkait tata kelola KDKMP, pihaknya berharap penyaluran barang bersubsidi semakin kokoh dan masyarakat dapat merasakan manfaat yang lebih luas ke depannya.


Berita terkait

Pembinaan Pembalap Indonesia Jadi Fokus Jelang Final MotoGP Mandalika

Pembinaan Pembalap Indonesia Jadi Fokus Jelang Final MotoGP Mandalika

Lombok Tengah-Spektroom : Persiapan menuju balapan utama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit menjadi momentum untuk memperkuat evaluasi teknis sirkuit sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembinaan pembalap Indonesia. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Ananda Mikola, dan Direktur Operasi Indonesia Tourism Development

Marsam Putrangga, Julianto