Trending

Kemenag Sawahlunto Dorong UMKM dan Sertifikasi Halal di Program Z Corner

Kemenag Sawahlunto Dorong UMKM dan Sertifikasi Halal di Program Z Corner
Kemenag Sawahlunto Dorong UMKM dan Sertifikasi Halal di Program Z Corner (foto dok.humas kemenag)

Sawahlunto-Spektroom: Kementerian Agama Kota Sawahlunto mendorong penguatan pendampingan UMKM dan fasilitasi sertifikasi halal dalam pengembangan program Z Corner. Program ini dirancang sebagai pusat pemberdayaan ekonomi berbasis zakat yang mengintegrasikan pemasaran produk lokal dengan destinasi wisata kawasan Silo.

Hal itu mengemuka dalam FGD Co-Creation Program Z Corner di Ombilin, Rabu (28/10/2026). Kegiatan dihadiri Direktur Pendayagunaan BAZNAS RI Eka Budi Sulistyo, Asisten I Setdako Sawahlunto Irzam, Kepala Kantor Kemenag Sawahlunto,Zulkifli, perwakilan PT Bukit Asam UPO, serta kepala perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait.

FGD wadah kolaborasi lintas sektor untuk mematangkan konsep Z Corner, mulai dari penataan lokasi, kesiapan sarana-prasarana, kurasi produk unggulan, hingga skema pendampingan pelaku UMKM.

Dari perspektif Kemenag, keberhasilan program tidak cukup hanya menyediakan tempat berjualan atau bantuan usaha. Pelaku UMKM membutuhkan pendampingan berkelanjutan agar mampu meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha, menjaga kualitas produk, memperluas pemasaran, dan mandiri secara bisnis.

"Z Corner harus menjadi instrumen pemberdayaan, bukan sekadar lapak. Mustahik produktif harus didampingi sampai mampu naik kelas dan berdaya saing," menjadi penekanan Kemenag dalam forum tersebut, ungkap Zulkifli.

Selain pendampingan, fasilitasi sertifikasi halal menjadi aspek krusial. Mengingat produk Z Corner didominasi kuliner dan olahan di kawasan wisata, jaminan halal dinilai wajib untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing produk. Kemenag menyatakan kesiapannya bersinergi mempercepat sertifikasi halal bagi produk yang akan dikurasi.

Produk yang tampil di Z Corner juga dituntut memiliki identitas lokal yang kuat. Kuliner, kerajinan, dan produk kreatif lainnya akan dikurasi berdasarkan kualitas, keunikan, dan kemampuannya merepresentasikan ikon Sawahlunto sebagai Kota Warisan Dunia.

Z Corner diposisikan tidak hanya sebagai pusat transaksi, tetapi sebagai etalase produk unggulan daerah yang mempertemukan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif lokal.

Dari sisi pemberdayaan zakat, program ini diharapkan mendorong kemandirian ekonomi keluarga mustahik melalui akses pemasaran dan peningkatan kualitas produk agar manfaat zakat berkelanjutan.

Pengembangan Z Corner dijalankan secara kolaboratif oleh BAZNAS, Pemko Sawahlunto, PT BA UPO, Kemenag, dan perangkat daerah terkait sesuai kewenangan masing-masing. Program ini ditargetkan diluncurkan pada 1 Desember 2026 bertepatan dengan Hari Jadi Kota Sawahlunto. (Ris1)

Berita terkait

Pemkot Surabaya Evaluasi Verifikasi ASW Posyandu agar Data Warga Lebih Cepat Masuk

Pemkot Surabaya Evaluasi Verifikasi ASW Posyandu agar Data Warga Lebih Cepat Masuk

Surabaya-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengevaluasi sistem verifikasi data pada Aplikasi Sayang Warga (ASW) Posyandu untuk mempercepat pendataan dan penanganan persoalan masyarakat. Evaluasi dilakukan agar data warga yang membutuhkan intervensi pemerintah dapat tercatat secara real time tanpa terkendala proses verifikasi berjenjang. Melalui ASW Posyandu, Pemkot Surabaya mengintegrasikan enam Standar

Bian Pamungkas
Tekankan Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Ternate Perkuat Pengawasan Travel Umrah

Tekankan Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Ternate Perkuat Pengawasan Travel Umrah

Ternate-Spektroom : Dalam memperkuat pengawasan terhadap penyelenggara perjalanan ibadah umrah dan haji khusus, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Ternate melakukan pertemuan dengan dua biro perjalanan, yakni Makadinah Ramani Jaya yang beralamat di Kelurahan Kalumpang dan Khasanah Global Grup di Kelurahan Kasturian Ternate, Rabu (28/10/2026). Pertemuan tersebut

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Perwakilan Kemendukbangga/ BKKBN Malut Bersama Mitra Perkuat Tata Kelola Alokon di Halmahera Selatan

Perwakilan Kemendukbangga/ BKKBN Malut Bersama Mitra Perkuat Tata Kelola Alokon di Halmahera Selatan

Labuha-Spektroom : Sebagai tindak lanjut Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Maluku Utara bersama Mitra memperkuat tata kelola Alat dan Obat Kontrasepsi (Alokon). Penguatan tersebut diwujudkan melalui Forum Penguatan Sistem Tata Kelola Alokon di Kabupaten Halmahera Selatan, Rabu (28/10/2026). Forum strategis ini menghadirkan Badan

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru