Trending

Tekankan Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Ternate Perkuat Pengawasan Travel Umrah

Tekankan Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Ternate Perkuat Pengawasan Travel Umrah
Pertemuan Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Ternate dengan biro perjalanan umrah (Foto:Spektroom/Kemenhaj Koter)

Ternate-Spektroom : Dalam memperkuat pengawasan terhadap penyelenggara perjalanan ibadah umrah dan haji khusus, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Ternate melakukan pertemuan dengan dua biro perjalanan, yakni Makadinah Ramani Jaya yang beralamat di Kelurahan Kalumpang dan Khasanah Global Grup di Kelurahan Kasturian Ternate, Rabu (28/10/2026).

Pertemuan tersebut dipimpin Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ternate, H. Muchdar Mustafa, didampingi Kasubag Tata Usaha H. Fahmi Gunawan, Kasi Bina dan Pelayanan Haji, Hj. Nelly, serta Tim Pengawas Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) Kemenhaj Kota Ternate.

Kepala Kantor Kemenhaj Kota Ternate H. Muchdar Mustafa, menekankan pentingnya tertib administrasi, legalitas usaha, dan kewajiban biro perjalanan menyampaikan laporan setiap rencana pemberangkatan jemaah kepada Kemenhaj Kota Ternate.

Menurutnya, laporan keberangkatan perlu memuat manifes jemaah, jadwal penerbangan, serta informasi akomodasi di Arab Saudi. Data tersebut diperlukan untuk mendukung pengawasan sekaligus memudahkan koordinasi apabila terjadi kendala selama perjalanan ibadah.

"Saya ingatkan agar setiap biro perjalanan memastikan kesiapan tiket, visa, hotel, transportasi, dan fasilitas lainnya sebelum memberangkatkan jemaah. Hal ini penting untuk menghindari persoalan yang berpotensi merugikan masyarakat," ujar H. Muchtar.

Sementara itu, perwakilan biro perjalanan memaparkan mekanisme pelayanan jemaah, mulai dari pengurusan paspor, vaksinasi, penyediaan perlengkapan ibadah, hingga pendampingan keberangkatan melalui Jakarta yang dikoordinasikan dengan kantor pusat.

Pertemuan tersebut juga membahas rencana program umrah tahun 2027, pengembangan usaha biro perjalanan, serta pentingnya pelaporan pendaftaran dan keberangkatan jemaah haji khusus sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui koordinasi ini, Kemenhaj Kota Ternate berharap seluruh penyelenggara perjalanan umrah dan haji khusus semakin tertib dalam administrasi, transparan dalam pelayanan, serta mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan perlindungan jemaah.

Kemenhaj Kota Ternate juga berkomitmen meningkatkan pembinaan dan pengawasan terhadap PPIU guna mencegah praktik perjalanan ibadah yang tidak sesuai ketentuan serta memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang aman dan profesional.

Berita terkait

Pemkot Surabaya Evaluasi Verifikasi ASW Posyandu agar Data Warga Lebih Cepat Masuk

Pemkot Surabaya Evaluasi Verifikasi ASW Posyandu agar Data Warga Lebih Cepat Masuk

Surabaya-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengevaluasi sistem verifikasi data pada Aplikasi Sayang Warga (ASW) Posyandu untuk mempercepat pendataan dan penanganan persoalan masyarakat. Evaluasi dilakukan agar data warga yang membutuhkan intervensi pemerintah dapat tercatat secara real time tanpa terkendala proses verifikasi berjenjang. Melalui ASW Posyandu, Pemkot Surabaya mengintegrasikan enam Standar

Bian Pamungkas
Perwakilan Kemendukbangga/ BKKBN Malut Bersama Mitra Perkuat Tata Kelola Alokon di Halmahera Selatan

Perwakilan Kemendukbangga/ BKKBN Malut Bersama Mitra Perkuat Tata Kelola Alokon di Halmahera Selatan

Labuha-Spektroom : Sebagai tindak lanjut Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Maluku Utara bersama Mitra memperkuat tata kelola Alat dan Obat Kontrasepsi (Alokon). Penguatan tersebut diwujudkan melalui Forum Penguatan Sistem Tata Kelola Alokon di Kabupaten Halmahera Selatan, Rabu (28/10/2026). Forum strategis ini menghadirkan Badan

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Kemenag Sawahlunto Dorong UMKM dan Sertifikasi Halal di Program Z Corner

Kemenag Sawahlunto Dorong UMKM dan Sertifikasi Halal di Program Z Corner

Sawahlunto-Spektroom: Kementerian Agama Kota Sawahlunto mendorong penguatan pendampingan UMKM dan fasilitasi sertifikasi halal dalam pengembangan program Z Corner. Program ini dirancang sebagai pusat pemberdayaan ekonomi berbasis zakat yang mengintegrasikan pemasaran produk lokal dengan destinasi wisata kawasan Silo. Hal itu mengemuka dalam FGD Co-Creation Program Z Corner di Ombilin,

Riswan Idris, Afrizal Aziz