Kementerian PKP Dorong Renovasi 40.000 Rumah Lewat Kolaborasi SMF dan PNM

Kementerian PKP Dorong Renovasi 40.000 Rumah Lewat Kolaborasi SMF dan PNM
Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) (foto: birkom pkp)

Spektroom  – Kementerian PKP dorong renovasi 40.000 rumah lewat kolaborasi SMF dan PNM. Hal tersebut  untuk memperkuat langkah untuk mewujudkan Program Tiga Juta Rumah. Salah satunya melalui kolaborasi dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM, yang tahun ini akan membantu pembiayaan renovasi 40.000 rumah masyarakat.

Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) menjelaskan, kerja sama ini menjadi salah satu instrumen penting agar masyarakat dapat keluar dari jeratan pembiayaan informal yang kerap memberatkan.

“Dari diskusi kami, awalnya target renovasi rumah hanya 20.000 unit  dan sekarang sudah tercapai 20.000 lebih, sehingga target tersebut dinaikkan menjadi 40.000 rumah. Terima kasih kepada SMF dan PNM, karena rakyat akan semakin mudah mengakses pembiayaan sesuai arahan Presiden Prabowo, yakni keluar dari jeratan rentenir,” ujar Menteri Ara di Jakarta, Rabu (27/8/2025).

Ilustrasi rumah subsidi (foto:birkom pkp)

Menteri Ara menambahkan, tahap pertama program renovasi rumah ini akan ditindaklanjuti di Provinsi Banten, sebelum diperluas ke wilayah lain seperti Jawa Timur dan Jawa Tengah.
“Kami ingin memastikan masyarakat di berbagai daerah bisa merasakan manfaat program ini.

Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo, menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan perumahan.

“Dari target pembiayaan mikro perumahan tahun 2025 sebesar 20.000 sudah tercapai sebanyak 25.000 sehingga target dinaikkan menjadi 40.000 rumah. Ini bentuk komitmen SMF bersama PNM untuk mendukung penuh program Kementerian PKP dan pemerintah,” jelas Ananta.

Langkah kolaborasi ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan BUMN untuk mempercepat pencapaian target Program Tiga Juta Rumah, sekaligus meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

Berita terkait

UMKM Kalteng Didorong Lindungi Merek dan Karya, KI Jadi Penguat Daya Saing Produk Lokal

UMKM Kalteng Didorong Lindungi Merek dan Karya, KI Jadi Penguat Daya Saing Produk Lokal

Palangka Raya-Spektroom: Perlindungan Kekayaan Intelektual (KI) dinilai menjadi bagian penting dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), tidak hanya untuk memberikan kepastian hukum, tetapi juga menjaga identitas produk sekaligus meningkatkan nilai ekonominya. Karena itu, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah terus mendorong pelaku UMKM memahami dan memanfaatkan layanan KI

Polin, Buang Supeno
Forum Puspa Tapin Mati Suri, DP3A Kejar Pembentukan Pengurus Baru

Forum Puspa Tapin Mati Suri, DP3A Kejar Pembentukan Pengurus Baru

Banjarmasin-Spektroom : Forum Partisipasi Publik untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Forum Puspa) Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, yang selama ini tidak aktif, akan dihidupkan kembali. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Tapin mulai memetakan calon pengurus dari berbagai unsur masyarakat. Kepala DP3A Kabupaten Tapin Mursidah mengatakan langkah tersebut diawali dengan

Junaidi, Buang Supeno
IWO Landak Tanam 250 Bibit Buah di Riam Angan, Jurnalis Tak Cuma Memberitakan Kerusakan Hutan

IWO Landak Tanam 250 Bibit Buah di Riam Angan, Jurnalis Tak Cuma Memberitakan Kerusakan Hutan

Landak - Spektroom – Wartawan tak ingin hanya menjadi penonton ketika hutan dan lingkungan terus menghadapi ancaman kerusakan. Dari kawasan wisata Riam Angan, Desa Angan Tembawang, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, Ikatan Wartawan Online (IWO) Landak memilih turun tangan. Sebanyak 250 bibit tanaman buah diserahkan UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah Landak

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс