Keuskupan Palangka Raya Ikuti Pelatihan Paralegal, Dorong Akses Hukum yang Adil

Pelatihan paralegal ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dasar hukum serta keterampilan praktis dalam mendampingi masyarakat menghadapi persoalan hukum.

Keuskupan Palangka Raya Ikuti Pelatihan Paralegal, Dorong Akses Hukum yang Adil
Suasana Diklat Paralegal di Kampus AtmaJaya Yogyakarta. (Foto Testi)

Spektroom - Keuskupan Palangka Raya melalui Komisi Keadilan dan Perdamaian serta Pastoral Migran dan Perantau atau KKP-PMP kembali menunjukkan komitmennya terhadap penegakan keadilan di tingkat akar rumput. Dalam kerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta, dua orang relawan diutus untuk mengikuti pelatihan paralegal sebagai langkah awal membangun kapasitas pendampingan hukum bagi masyarakat Kalimantan Tengah.

Kegiatan yang dihelat di kampus Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta pada 3-4 dan 6 September 2025 ini menjadi bagian dari upaya pastoral Gereja Katolik untuk menjembatani kebutuhan hukum umat dan warga yang selama ini belum terlayani secara memadai.

Dilansir dari Google, Paralegal adalah seorang profesional yang memiliki pengetahuan dan keterampilan hukum untuk memberikan bantuan hukum di bawah pengawasan seorang pengacara, namun bukan merupakan pengacara profesional dan tidak memiliki izin praktik mandiri. Peran paralegal dapat berbeda, mulai dari mendukung pengacara di firma hukum hingga menjadi pemberi bantuan hukum bagi masyarakat kurang mampu sesuai UU Bantuan Hukum. 

Ketua KKP-PMP Keuskupan Palangka Raya, RP Dominikus Kefi, SVD, menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar teknis, melainkan gerakan moral yang berakar pada semangat pelayanan dan keberpihakan terhadap kelompok rentan.

“Kami berharap para utusan ini mendapatkan bekal yang mumpuni untuk menjadi pendamping hukum yang berbelarasa, terutama bagi mereka yang tersingkir dan tidak memiliki akses terhadap keadilan,” ujar Pastor Domi kepada Testi via WA Rabu, 3 September 2025.

Menurutnya, keadilan sejati bukan hanya soal prosedur hukum, tetapi tentang pembebasan dan pemulihan martabat manusia.

Pelatihan paralegal ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dasar hukum serta keterampilan praktis dalam mendampingi masyarakat menghadapi persoalan hukum. Fokus pelatihan mencakup isu-isu strategis seperti hak asasi manusia, pertanahan, gender, lingkungan hidup, dan perlindungan kelompok minoritas. Dengan pendekatan partisipatif, para relawan diajak memahami dinamika sosial dan hukum secara kontekstual, agar mampu menjadi jembatan antara masyarakat dan sistem hukum yang ada.

Gereja Katolik Keuskupan Palangka Raya sangat berharap agar dua pionir paralegal ini kelak dapat menjadi penggerak pelatihan lanjutan bagi relawan lainnya.

“Kami ingin membangun ekosistem pendampingan hukum yang berkelanjutan, di mana semakin banyak orang terlibat sebagai paralegal yang siap melayani,” tambah Pastor Domi.

Ia menekankan pentingnya regenerasi dan transfer pengetahuan agar gerakan ini tidak berhenti pada satu-dua individu, melainkan menjadi gerakan komunitas yang inklusif.

Dengan hadirnya para paralegal yang terlatih, Keuskupan Palangka Raya berkeinginan dapat memperluas jangkauan pelayanan hukum, khususnya bagi umat Katolik yang menghadapi persoalan hukum dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini sejalan dengan visi Gereja untuk menjadi sahabat bagi yang lemah dan suara bagi yang tak terdengar.

“Setiap orang berhak mendapatkan perlakuan yang adil di depan hukum, tanpa memandang latar belakang sosial atau ekonomi,” tegas Pastor Domi. Kegiatan ini menjadi tonggak awal bagi transformasi sosial yang berakar pada nilai-nilai keadilan, solidaritas, dan pelayanan. Melalui pelatihan paralegal, Gereja Katolik Keuskupan Palangka Raya tidak hanya memperkuat kapasitas internal, tetapi juga memperluas peran profetiknya dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat.

“Kami percaya bahwa keadilan bukan hanya milik mereka yang kuat, tetapi hak setiap insan ciptaan,” tutup Pastor Domi.(Polin.Testi)

Editor : Julianto

Berita terkait

Eddy Soeparno: Presiden Prabowo Berkomitmen Wujudkan Kemandirian Energi, BloombergNEF Diajak Publikasikan Kemajuan Transisi Energi Indonesia

Eddy Soeparno: Presiden Prabowo Berkomitmen Wujudkan Kemandirian Energi, BloombergNEF Diajak Publikasikan Kemajuan Transisi Energi Indonesia

Jakarta–Spektroom : Komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kemandirian energi, mempercepat transisi menuju energi bersih, serta memperkuat aksi penanganan perubahan iklim terus menjadi perhatian pemerintah. Upaya tersebut juga diiringi langkah memperkenalkan berbagai kemajuan Indonesia kepada komunitas internasional guna menarik investasi di sektor energi hijau. Hal itu disampaikan Wakil Ketua MPR

Riswan Idris, Rafles
Ketua Umum PPM Pusat Saksikan Pacu Jalur Bersempena Kegiatan MTQ Riau ke-44, Sebut Pacu Jalur Mengandung Filosofi Kehidupan Yang Sangat Kuat

Ketua Umum PPM Pusat Saksikan Pacu Jalur Bersempena Kegiatan MTQ Riau ke-44, Sebut Pacu Jalur Mengandung Filosofi Kehidupan Yang Sangat Kuat

Teluk Kuantan-Spektroom : Kekaguman terhadap budaya Pacu Jalur Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) datang dari Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Pusat Patriani Pramita Mulia, SH, LL.M yang berkesempatan menyaksikan langsung kemegahan tradisi kebanggaan masyarakat Kuansing di Tribun Finish Tepian Narosa Teluk Kuantan, Minggu, 28/6/2026 petang, di sela rangkaian Musabaqah

Salman Nurmin, Rafles
Pemko Payakumbuh Perkuat Wisata Budaya Melalui Pergelaran Baadok-Adok, Lestarikan Adat Minangkabau

Pemko Payakumbuh Perkuat Wisata Budaya Melalui Pergelaran Baadok-Adok, Lestarikan Adat Minangkabau

Payakumbuh–Spektroom : Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat pelestarian adat dan budaya Minangkabau melalui pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta, upaya tersebut diwujudkan melalui program Satu Iven Satu Nagari yang mengangkat tradisi lokal menjadi atraksi wisata sekaligus sarana pewarisan nilai-nilai adat kepada generasi muda. Komitmen tersebut

Rafles
Harda Kiswaya Harap PERWOSI Jadi Motor Penggerak Olahraga Perempuan di Sleman

Harda Kiswaya Harap PERWOSI Jadi Motor Penggerak Olahraga Perempuan di Sleman

SLEMAN – Spektroom : Pengurus Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) tingkat ranting se-Kabupaten Sleman masa bakti 2026–2030 dikukuhkan di Gedung Serbaguna Kabupaten Sleman, Minggu (28/6/2026). Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Umum PERWOSI Kabupaten Sleman, Parmilah Harda Kiswaya. Dalam sambutannya, ketua umum PERWOSI Kabupaten Sleman, Parmilah Harda Kiswaya, mengatakan pergantian

Fatmawaty, Bian Pamungkas