KNMP Katapiang Hidupkan Ekonomi Pesisir Padang Pariaman
Padang Pariaman-Spektroom : Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Katapiang di Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman resmi menjadi proyek prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Meski bangunan utama sudah selesai, namun peresmian KNMP Katapiang belum dilakukan. Saat ini masih menunggu kelengkapan fasilitas di dalamnya agar dapat langsung dimanfaatkan nelayan setempat.
Kawasan pesisir tersebut dikembangkan menjadi pusat ekonomi baru yang terpadu, modern, dan mandiri dari hulu hingga hilir.
Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy menyebut KNMP Katapiang dilengkapi sejumlah fasilitas utama.
Fasilitas itu mencakup dermaga, area tambatan perahu, pabrik es portabel, gudang beku atau cold storage, dan stasiun pengisian bahan bakar untuk nelayan atau SPBUN.
Selain infrastruktur perikanan, kawasan tersebut juga memiliki pusat kuliner nelayan, balai nelayan atau bale nelayan, bengkel kapal, serta dikelola bersama Koperasi Desa Merah Putih. Jalan akses menuju kawasan juga telah diaspal untuk memperlancar distribusi hasil laut.
“KNMP Katapiang menghubungkan sektor perikanan, UMKM, dan pariwisata pantai secara terpadu,” ungkap Vasco melalui akun Instagram pribadinya.
Dampak pembangunan sudah mulai dirasakan pelaku UMKM setempat. Yuliani, pedagang makanan di kawasan pantai Katapiang, mengaku terbantu dengan hadirnya KNMP.
Menurutnya, wilayah kini lebih rapi dan bersih serta dilengkapi fasilitas umum seperti mushola dan toilet yang memadai, serta tempat berjualan yang tertata.

Ia juga menyebut jumlah pengunjung meningkat. Wisatawan tidak hanya datang dari Kota Padang dan sekitarnya, tetapi juga dari luar kota dan luar provinsi seperti Pasaman, Payakumbuh, dan Riau.
Mereka datang bersama keluarga menggunakan kendaraan pribadi maupun rombongan dengan bus pariwisata.
“Apalagi pas hari libur, pengunjungnya ramai sekali,” kata Yuliani, Minggu (23/8/2026).
Dengan konsep terpadu dari hulu hingga hilir, KKP menargetkan KNMP Katapiang menjadi penggerak ekonomi baru di pesisir Sumatera Barat sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pelaku usaha lokal.