KPK Periksa Ruang Rektor dan Wakil Rektor Unsoed, Barang Bukti Belum Diungkap

KPK Periksa Ruang Rektor dan Wakil Rektor Unsoed, Barang Bukti Belum Diungkap
Akses menuju lantai II gedung Rektorat Unsoed Purwokerto dijaga petugas keamanan saat penyidik KPK bekerja. (Foto : Bian Pamungkas).

Purwokerto – Spektroom: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan di Gedung Rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Senin (24/8/2026).

Sekitar 16 anggota KPK datang untuk melakukan pemeriksaan dan mencari sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani lembaga antirasuah tersebut.

Hal tersebut dikatakan Plt Rektor Unsoed Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si. saat berdialog dengan mahasiswa pengunjuk rasa dihalaman depan gedung rektorat, Senin. (24/8/2026).

Pemeriksaan dilakukan terutama di ruang kerja rektor dan sejumlah ruang kerja wakil rektor yang sebelumnya telah dipasangi segel.

Menurutnya, dirinya dimintai keterangan oleh penyidik terkait berbagai hal keterkaitan sejumlah pejabat di lingkungan Unsoed yang terseret dalam perkara hasil operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

Dikatakan, Prof. Ali juga diminta menyaksikan proses penyitaan sejumlah barang yang ditemukan penyidik. Setelah proses tersebut, ia nantinya diminta menandatangani berita acara penyitaan.

“Saya diminta menyaksikan penyitaan barang bukti yang ditemukan penyidik,” ujar Prof. Ali.
Hingga sekitar pukul 17.00 WIB, belum diketahui secara pasti barang bukti apa saja yang ditemukan maupun yang dibawa penyidik KPK ke Jakarta.

KPK juga belum memberikan keterangan resmi terkait hasil pemeriksaan maupun barang bukti yang disita dari Gedung Rektorat Unsoed.

Aktivitas penyidik di lantai II Gedung Rektorat Unsoed berlangsung tertutup. Tidak banyak pihak yang mengetahui kegiatan tersebut karena akses menuju lantai II dibatasi dan mendapat penjagaan petugas keamanan.

“Aktivitas anggota KPK di gedung rektorat kita tidak mengetahui,” kata Juru Bicara Unsoed, Edi Santoso, ketika dihubungi Spektroom di Purwokerto.

Sementara itu, pada Senin pagi, (24/8/2026), Plt. Rektor Unsoed berkantor sementara di ruang rapat Komisi Senat. Sedangkan para wakil rektor menjalankan aktivitasnya dari ruang Bagian Informasi yang juga berada di lantai II.

Dengan telah dibukanya segel yang sebelumnya terpasang di pintu ruang kerja rektor dan para wakil rektor, serta ruang salah satu Kabag, pihak universitas berharap seluruh ruangan tersebut dapat kembali digunakan sesuai peruntukannya mulai Rabu (26/8/2026).

Unsoed menyatakan tetap menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan menunggu informasi resmi dari KPK terkait perkembangan perkara tersebut.

Berita terkait

Sumber Daya Manusia yang berkualitas berperan penting dalam menggerakan roda operasional perusahaan.

Sumber Daya Manusia yang berkualitas berperan penting dalam menggerakan roda operasional perusahaan.

Makasar–Spektroom :Era Teknologi informasi menimbulkan berbagai perubahan di berbagai bidang usaha, salah satunya adalah beralihnya kegiatan usaha atau kegiatan kelembagaan dari konvensional bertransformasi ke digital. Dampaknya Karyawan atau pegawai di tuntut untuk lebih memahami teknologi digital atau teknologi yang lebih banyak memanfaatkan internet, apalagi internet sudah menjadi kebutuhan bagi

Yahya Patta, Bian Pamungkas
DKI Jakarta Gencarkan Tanam Pangan Pendamping Beras, 1.600 Titik Urban Farming Jadi Andalan

DKI Jakarta Gencarkan Tanam Pangan Pendamping Beras, 1.600 Titik Urban Farming Jadi Andalan

Jakarta-Spektroom: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) tengah menyiapkan gerakan menanam tanaman pangan pendamping beras yang akan diterapkan secara masif di seluruh wilayah Jakarta. Program tersebut kini memasuki tahap finalisasi melalui penyusunan Instruksi Sekretaris Daerah (Sekda) yang akan menjadi payung hukum pelaksanaan gerakan

Irvan Idris Saleh, Bian Pamungkas