Kuras Ratusan Liter Pertalite, Modus “Antre Berkali-kali” Terbongkar di Kubu Raya

Kuras Ratusan Liter Pertalite, Modus “Antre Berkali-kali” Terbongkar di Kubu Raya
Manfaatkan kesempatan dalam kesempitan akhirnya salah seorang warga Sungai Ambawang dengan Modus Antre BBM berkali kali di ciduk Reskrim Polsek Ambawang. Foto: Humas Polsek Ambawang

Kubu Raya, Spektroom – Praktik curang penyalahgunaan BBM subsidi jenis Pertalite berhasil diungkap jajaran Polsek Sungai Ambawang.

Dalam konferensi pers, Jumat (20/03/2026), polisi membeberkan modus terduga pelaku yang dinilai cukup rapi untuk mengelabui petugas SPBU hingga sistem pengawasan digital.

Kapolsek Sungai Ambawang IPTU Reyden Fidel Armada menjelaskan, pelaku memanfaatkan satu unit mobil pick up Gran Max berwarna hitam untuk mengantre BBM secara berulang di SPBU.

Untuk menghindari kecurigaan, pelaku tidak membawa jerigen di dalam kendaraan saat berada di area pengisian.

“Jerigen tidak dibawa saat antre. Diletakkan di lokasi lain yang agak jauh dari SPBU. Kami temukan di sebuah pangkas rambut,” ujar Reyden.

Setelah tangki kendaraan terisi penuh, pelaku kemudian menuju lokasi tersebut untuk memindahkan Pertalite dari tangki mobil ke dalam jerigen berkapasitas 35 liter.
Proses ini dilakukan berulang kali hingga seluruh wadah terisi.

Dari hasil penyelidikan, polisi juga menemukan fakta lain yang memperkuat dugaan penyalahgunaan. Pelaku diketahui menguasai delapan barcode aplikasi subsidi berbeda yang digunakan untuk membeli BBM.

“Barcode digunakan dengan identitas kendaraan yang berbeda-beda. Bahkan ada yang diperoleh dengan meminjam identitas milik orang lain,” kata Reyden.

Dengan memanfaatkan sejumlah barcode tersebut, pelaku mampu memperoleh ratusan liter Pertalite setiap hari. BBM subsidi itu kemudian dijual kembali dengan harga di atas ketentuan resmi, berkisar antara Rp11.000 hingga Rp12.500 per liter, baik di dalam maupun luar wilayah Kecamatan Sungai Ambawang.

Saat diamankan, pelaku sempat berkilah dengan menunjukkan surat rekomendasi dari kepala desa. Namun, polisi menegaskan dokumen tersebut tidak dapat dijadikan dasar pembelian BBM subsidi secara berulang dalam jumlah besar.

“Rekomendasi tidak boleh dikeluarkan sembarangan, apalagi untuk praktik seperti ini,” tegasnya.

Saat ini, polisi telah mengamankan kendaraan pick up Gran Max serta delapan jerigen yang digunakan dalam praktik tersebut. Penanganan kasus juga dikoordinasikan dengan Satreskrim Polres Kubu Raya untuk proses hukum lebih lanjut.

Polisi turut mengingatkan operator SPBU agar meningkatkan pengawasan, terutama menjelang arus mudik Lebaran, guna mencegah praktik serupa terulang.

“Operator harus lebih tegas, tidak melayani kendaraan yang sama antre berkali-kali. Distribusi BBM subsidi harus tepat sasaran,” ujar Reyden.

Kasus ini menjadi peringatan bahwa celah dalam sistem distribusi BBM masih dimanfaatkan oknum untuk meraup keuntungan pribadi di tengah kebutuhan masyarakat yang meningkat.

Berita terkait

Karolin Dorong Pertanian Modern dari Musda HKTI Kalbar: Petani Harus Naik Kelas Jadi Pengusaha

Karolin Dorong Pertanian Modern dari Musda HKTI Kalbar: Petani Harus Naik Kelas Jadi Pengusaha

Landak,Spektroom – Bupati Landak Karolin Margret Natasa menegaskan pentingnya transformasi sektor pertanian menuju sistem yang lebih modern dan berdaya saing. Komitmen tersebut disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) dan Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kalimantan Barat di Pendopo Gubernur Kalbar, Sabtu (27/06/2026)

Apolonius Welly
Menuju Vonis Nadiem Makarim: Laksamana Sukardi Ingatkan Kredibilitas Sistem Hukum Taruhannya

Menuju Vonis Nadiem Makarim: Laksamana Sukardi Ingatkan Kredibilitas Sistem Hukum Taruhannya

Jakarta – Spektroom: Menjelang putusan pengadilan dalam perkara korupsi pengadaan Chromebook yang melibatkan mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim, perhatian publik dinilai tidak lagi hanya tertuju pada nasib terdakwa. Lebih dari itu, vonis tersebut menjadi pertaruhan kredibilitas sistem hukum Indonesia di mata investor dan dunia internasional. Pandangan tersebut disampaikan oleh mantan Menteri BUMN,

Wismo Basuki
Kawal Akuntabilitas, DPRD Kota Ambon Evaluasi Menyeluruh APBD 2025

Kawal Akuntabilitas, DPRD Kota Ambon Evaluasi Menyeluruh APBD 2025

Ambon-Spektroom: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon berkomitmen mengkaji secara komprehensif Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Pembahasan akan difokuskan pada efektivitas anggaran, kualitas pelayanan, dan dampak nyata pembangunan bagi masyarakat Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Patrick Moenandar, saat memimpin Rapat

Eva Moenandar
Tinggi Gelombang Capai 2,5 Meter, BMKG Ternate Keluarkan Peringatan Dini untuk Perairan Maluku Utara

Tinggi Gelombang Capai 2,5 Meter, BMKG Ternate Keluarkan Peringatan Dini untuk Perairan Maluku Utara

Ternate-Spektroom : Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate menerbitkan peringatan dini gelombang tinggi untuk wilayah perairan Maluku Utara. Peringatan ini berlaku mulai tanggal 27 hingga 30 Juni 2026 Prakirawan BMKG Ternate, Justia P. D. Galensong, menjelaskan bahwa pola angin di wilayah Indonesia bagian utara

Nanang Adrany