Legalkan Tradisi, Kemenkum Sumbar Tetapkan SISSCa Sawahlunto Sebagai Kawasan Kekayaan Intelektual

Legalkan Tradisi, Kemenkum Sumbar Tetapkan SISSCa Sawahlunto Sebagai Kawasan Kekayaan Intelektual
Kakanwil Kemenkum Sumbar, Dr. Alpius Sarumaha, SH, MH menyerahkan Piagam Penetapan Kawasan Berbasis Kekayaan Intelektual (KBKI) kepada Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra. (Foto: Humas Kemenkum Sumbar)

Spektroom - Warisan budaya Kota Tambang Sawahlunto kini memiliki "benteng hukum" yang semakin kokoh.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Barat (Kemenkum Sumbar), Dr. Alpius Sarumaha, menyerahkan Piagam Penetapan Kawasan Berbasis Kekayaan Intelektual (KBKI) kepada Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, Kamis (5/2/2026).

Piagam ini secara khusus diberikan untuk Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCa), sebuah perhelatan tahunan yang menjadi simbol kreativitas dan identitas masyarakat setempat.

Penetapan SISSCa sebagai kawasan KBKI didasarkan pada indikator kuat, mulai dari terdaftarnya Songket Silungkang sebagai Indikasi Geografis (IG), hingga perlindungan Hak Cipta "Batik Arang Motif Abu Biasting" yang menjadi ciri khas Sawahlunto.

Dalam pertemuan hangat di ruang kerja Wali Kota, Alpius Sarumaha menegaskan bahwa penetapan ini adalah langkah awal untuk menjaga keberlanjutan ekonomi kreatif.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap karya seni dan merek UMKM di Sawahlunto tidak hanya dikenal dunia, tapi juga terlindungi secara hukum," ujar Alpius.

Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, menyambut antusias pengakuan ini. Baginya, SISSCa adalah jembatan yang menghubungkan khazanah tradisi heterogen Sawahlunto dengan era modern.

Ia berharap kolaborasi ini berlanjut pada penguatan teknis bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar seluruh potensi Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) di Kota Tua ini dapat segera diinventarisasi dan dipetakan untuk mendapatkan pelindungan maksimal dari negara.

Ke depan, Kemenkum Sumbar bersama Pemerintah Kota Sawahlunto berkomitmen untuk "menjemput bola" dalam melindungi aset-aset budaya lainnya. Tidak hanya berhenti di sertifikat, sinergi ini akan menyasar para pelaku UMKM dan koperasi desa agar memiliki merek kolektif yang kuat.

Dengan identitas hukum yang jelas, Sawahlunto diharapkan dapat terus melestarikan budayanya sekaligus memacu perputaran ekonomi yang menyejahterakan masyarakat. (RRE/Rel)

Berita terkait

Wabup Pasaman Barat dan DPRD Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden tentang RAPBN 2027

Wabup Pasaman Barat dan DPRD Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden tentang RAPBN 2027

Pasaman Barat–Spektroom : Wakil Bupati Pasaman Barat, M. Ihpan, bersama pimpinan dan anggota DPRD Pasaman Barat mengikuti Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia terkait Pengantar/Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan, Jumat

Rafles
Denda Pajak Kendaraan Dihapus, Bapenda Maluku Dorong Wajib Pajak Bayar Pokok

Denda Pajak Kendaraan Dihapus, Bapenda Maluku Dorong Wajib Pajak Bayar Pokok

Ambon-Spektroom : Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Maluku terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pelayanan pajak, termasuk memberikan relaksasi berupa penghapusan denda bagi wajib pajak kendaraan bermotor yang menunggak. Kepala Bapenda Provinsi Maluku, Dr. Djalaludin Salampessy, S.Pi., SH., M.Si, mengatakan kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah

Eva Moenandar, Julianto
Kemarau Panjang, 276 Warga Perbatasan Kapuas Hulu Krisis Air Bersih, Polri Turun dengan AWC

Kemarau Panjang, 276 Warga Perbatasan Kapuas Hulu Krisis Air Bersih, Polri Turun dengan AWC

Kapuas Hulu-Spektroom : Kemarau panjang mulai melanda kehidupan warga di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia. Sebanyak 108 kepala keluarga atau 276 jiwa di Desa Sungai Antu, Kecamatan Puring Kencana, Kabupaten Kapuas Hulu, kesulitan mendapatkan air bersih setelah debit sumber air dari perbukitan terus menurun. Merespons kondisi tersebut, Polres Kapuas Hulu melalui Polsek

Apolonius Welly, Julianto
Tingginya Partisipasi Masyarakat Untuk Sterilisasi Kucing Mendapat Sambutan Baik Dari DKP3

Tingginya Partisipasi Masyarakat Untuk Sterilisasi Kucing Mendapat Sambutan Baik Dari DKP3

Depok-Spektroom : Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok menggelar layanan sterilisasi kucing gratis . Kegiatan yang berlangsung di Balai Kota Depok menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Sebanyak 98 ekor kucing berhasil menjalani sterilisasi, terdiri dari 95 kucing jantan

Asmari, Julianto
ссс