Trending

Lima Dekan Baru Unsoed Diminta Perkuat Mutu Pendidikan dan Tata Kelola Kampus

Lima Dekan Baru Unsoed Diminta Perkuat Mutu Pendidikan dan Tata Kelola Kampus
Plt.Rektor Unsoed Senin, (2/11/2026), melantik dekan dan sejumlah pejabat. (Foto: Humas Unsoed).

Purwokerto – Spektroom : Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) memiliki lima dekan baru yang diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan, meningkatkan kinerja kelembagaan, serta menjawab tantangan perubahan dunia pendidikan tinggi.

Kelima dekan tersebut dilantik oleh Plt Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si., bersama Kepala Badan Pengelola Usaha (BPU) dan 32 pejabat fungsional tenaga kependidikan di Aula Fakultas Hukum Unsoed, Senin (2/11/2026).

Ali Rokhman menekankan, para pejabat yang mendapat kepercayaan baru harus menerjemahkan tanggung jawab jabatan ke dalam kebijakan, keputusan, dan pelayanan yang memberikan manfaat nyata bagi institusi maupun masyarakat.

Menurutnya, integritas tidak cukup ditunjukkan ketika berada di hadapan pimpinan, tetapi harus tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, termasuk ketika tidak berada dalam pengawasan.

Ia mengingatkan, perguruan tinggi saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Transformasi digital, perkembangan kecerdasan buatan (AI), persaingan global, serta tuntutan transparansi dan peningkatan mutu pendidikan membutuhkan kepemimpinan yang adaptif dan inovatif.

Karena itu, para pejabat diminta tidak terpaku pada pola kerja lama, tetapi terus belajar, memperbaiki sistem kerja, terbuka terhadap evaluasi, serta membangun lingkungan kerja yang mengedepankan kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan keadilan.

Ali juga menekankan pentingnya keteladanan dalam memimpin. Menurutnya, kewibawaan seorang pemimpin seharusnya dibangun melalui integritas dan perilaku, bukan dengan menciptakan rasa takut di lingkungan kerja.

Lima dekan yang dilantik yakni Krissandi Wijaya sebagai Dekan Fakultas Pertanian, Dr. Lynda Susana Widya Ayu Fatmawaty sebagai Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Prof. Dadan Hermawan sebagai Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Selanjutnya, Prof. Dr. Eng. Retno Supriyanti dipercaya memimpin Fakultas Teknik dan Dhadhang Wahyu Kurniawan sebagai Dekan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan.

Sementara itu, Dr. Santi Dwi Astuti dilantik sebagai Kepala BPU. Sebanyak 32 pejabat fungsional tenaga kependidikan juga menjalani pelantikan dan pengambilan sumpah.

Penguatan kepemimpinan tersebut diharapkan berdampak pada peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan, efektivitas tata kelola, serta pelayanan akademik dan administrasi di lingkungan Unsoed.

Berita terkait

Bukan Hanya Prestasi Akademik, Jember Dorong Generasi Muda Berprestasi Lewat Olahraga

Bukan Hanya Prestasi Akademik, Jember Dorong Generasi Muda Berprestasi Lewat Olahraga

Jember - Spektroom: Semangat kebangkitan olahraga di Kabupaten Jember kembali bergelora. Setelah cukup lama tidak diselenggarakan, Kejuaraan Atletik akhirnya kembali digelar pada Minggu, (01/11/2026), bertempat di Jember Sport Garden (JSG). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali gairah olahraga sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan

Budi Sucahyono, Bian Pamungkas
FIDSI Perkuat Peran APIP untuk Cegah Korupsi di Pemerintahan Daerah

FIDSI Perkuat Peran APIP untuk Cegah Korupsi di Pemerintahan Daerah

Jakarta — Spektroom: Penguatan peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang bersih, transparan, akuntabel, dan berintegritas. Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Forum Inspektur Daerah Seluruh Indonesia (FIDSI) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Badan Pengawasan Keuangan

Irvan Idris Saleh, Bian Pamungkas
Polres Ketapang Tanamkan Anti-bullying di Sekolah, Ajak Pelajar Berani Berbuat Baik

Polres Ketapang Tanamkan Anti-bullying di Sekolah, Ajak Pelajar Berani Berbuat Baik

Ketapang – Spektroom : Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman bagi setiap anak untuk belajar, tumbuh, dan meraih cita-cita. Namun, perundungan atau bullying masih menjadi ancaman yang dapat merusak rasa percaya diri, persahabatan, bahkan masa depan pelajar. Menyadari pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman, Polres Ketapang hadir menyapa siswa-

Apolonius Welly, Bian Pamungkas