Trending

FIDSI Perkuat Peran APIP untuk Cegah Korupsi di Pemerintahan Daerah

FIDSI Perkuat Peran APIP untuk Cegah Korupsi di Pemerintahan Daerah
Foto bersama peserta pertemuan Road to Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2026 di DoubleTree Hotel, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/11/2026).(Foto: Humas).

Jakarta — Spektroom: Penguatan peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang bersih, transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Forum Inspektur Daerah Seluruh Indonesia (FIDSI) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI. Pertemuan berlangsung dalam rangkaian Road to Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2026 di DoubleTree Hotel, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/11/2026).

Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK RI, Ely Kusumastuti, mengatakan pertemuan inspektur daerah dari seluruh Indonesia yang mengusung tema "Penguatan APIP Melalui Sinergi Pengawasan" tersebut bertujuan membangun kolaborasi dan ekosistem pengawasan yang saling menguatkan.

Menurut Ely, inspektorat tidak boleh hanya berperan setelah terjadi kesalahan atau penyimpangan. Sebaliknya, APIP harus terlibat sejak awal untuk mencegah potensi tindak pidana korupsi.

"Inspektorat tidak sekadar bertugas di akhir atau menunggu kesalahan, tetapi berkontribusi sejak awal melakukan pencegahan tindak pidana korupsi," ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam proses perencanaan dan penganggaran, inspektorat memiliki fungsi sebagai penjamin kualitas (quality assurance) sekaligus mitra konsultasi. Dengan demikian, potensi penyimpangan dapat dideteksi lebih dini dan segera diberikan peringatan.

Ely menambahkan, optimalisasi fungsi APIP juga penting untuk mendampingi kepala daerah dalam memastikan program dan kegiatan pemerintah berjalan sesuai target dan sasaran. Pengawasan tersebut sekaligus bertujuan mencegah penyimpangan, kebocoran anggaran, penggelembungan biaya (mark-up), serta inefisiensi.

Sementara itu, Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemendagri RI, Andika Bataralifu, menilai persoalan korupsi saat ini tidak lagi hanya berkaitan dengan tindakan individu, tetapi juga telah mengarah pada persoalan sistemik.

Karena itu, diperlukan kerja sama dan kesamaan langkah antartingkatan pemerintahan untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan korupsi.

Pandangan serupa disampaikan Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah BPKP, Setya Nugraha. Ia mendorong APIP agar menjalankan fungsi pengawasan secara independen dan berani menyampaikan koreksi, meskipun menghadapi ketidaknyamanan dari pimpinan daerah.

"Jika APIP tidak bersuara untuk mengingatkan pencegahan korupsi, selesai sudah. Kami mendorong agar dilakukan pengawasan intern berbasis risiko," tegasnya.

Ketua FIDSI yang juga Inspektur Provinsi DKI Jakarta, Dhany Sukma, mengatakan pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran inspektorat dan APIP di seluruh Indonesia.

"FIDSI merupakan wadah peningkatan kapasitas APIP untuk mengawal penyelenggaraan pemerintahan daerah yang bersih dan berdampak pada kemajuan Indonesia," tandas Dhany.

Berita terkait

Fraksi PAN-PKB Soroti RAPBD 2027 Sawahlunto: Belanja Pegawai Tembus Rp309,66 Miliar, Belanja Modal 2,8 Persen

Fraksi PAN-PKB Soroti RAPBD 2027 Sawahlunto: Belanja Pegawai Tembus Rp309,66 Miliar, Belanja Modal 2,8 Persen

Sawahlunto–Spekroom: Struktur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Sawahlunto Tahun Anggaran 2027 mendapat sorotan kritis Fraksi PAN-PKB DPRD. Fraksi ini menilai komposisi belanja daerah masih belum ideal karena didominasi belanja pegawai, sementara alokasi pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik relatif kecil. Dalam pandangan umum terhadap Nota Keuangan

Riswan Idris, Bian Pamungkas
42 Jamban Sehat untuk Warga Landak, Dorong Desa Ringgo Lojok Bebas BAB Sembarangan

42 Jamban Sehat untuk Warga Landak, Dorong Desa Ringgo Lojok Bebas BAB Sembarangan

Landak – Spektroom : Upaya mewujudkan lingkungan sehat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat terus diperkuat melalui penyediaan fasilitas sanitasi layak. Di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, komitmen tersebut diwujudkan melalui bantuan pembangunan 42 jamban sehat bagi warga Desa Ringgo Lojok, Kecamatan Banyuke Hulu. Bantuan material jamban atau WC tersebut disalurkan PT Tebar Tandan

Apolonius Welly, Bian Pamungkas
TNI dan Rakyat Bersatu, Jembatan Garuda Merah Putih di HST Akhirnya Rampung

TNI dan Rakyat Bersatu, Jembatan Garuda Merah Putih di HST Akhirnya Rampung

Hulu Sungai Tengah-Kalsel–Spektroom : Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Teluk Masjid, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, kini resmi rampung 100 persen. Kehadiran jembatan tersebut menjadi kabar gembira bagi masyarakat karena diharapkan semakin memperlancar akses transportasi dan mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Junaidi, Bian Pamungkas