Lumajang Perkuat Pelayanan Masyarakat di Sejumlah Sektor

Lumajang Perkuat Pelayanan Masyarakat di Sejumlah Sektor
Bupati Lumajang Indah Amperawati melantik 13 pejabat di lingkungan Pemkab Lumajang. (Foto: Diskominfo Lumajang).

Lumajang-Spektroom : Keberadaan pimpinan pada Perangkat Daerah menjadi bagian penting agar pelayanan, koordinasi, dan pelaksanaan program di berbagai sektor memiliki penanggung jawab yang jelas. Hal tersebut menjadi bagian dari pelantikan 13 pejabat oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati di Lobby Pemkab Lumajang, Rabu (16/9/2026).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut mencakup pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, dan fungsional. Dari 13 pejabat yang dilantik, empat di antaranya menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama.

Empat jabatan tersebut meliputi Asisten Administrasi Sekretaris Daerah, Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD), Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan pengisian jabatan tersebut dilakukan untuk mengisi sejumlah posisi yang sebelumnya mengalami kekosongan, termasuk karena pejabat memasuki masa pensiun.

“Ada empat Pimpinan Tinggi Pratama, yaitu Asisten Administrasi yang memang kosong karena pensiun, kemudian BPRD, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan dan Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Bagi masyarakat, pengisian posisi pimpinan tersebut berkaitan dengan keberlangsungan tugas pemerintahan pada sektor yang bersentuhan dengan kebutuhan sehari-hari.

Pada sektor pendidikan, misalnya, keberadaan pimpinan Perangkat Daerah menjadi bagian dari penguatan koordinasi penyelenggaraan program pendidikan. Di bidang perpustakaan dan kearsipan, kepemimpinan dibutuhkan untuk memastikan pelaksanaan tugas pelayanan literasi sekaligus pengelolaan arsip berjalan sesuai fungsi.

Sementara pada sektor pajak dan retribusi daerah, pimpinan perangkat daerah memiliki peran dalam pengelolaan tugas pemerintahan di bidang pendapatan daerah. Adapun Asisten Administrasi mendukung koordinasi administrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Selain empat pejabat pimpinan tinggi pratama, pelantikan juga mencakup pejabat administrator, pengawas, dan fungsional. Pengisian pada berbagai jenjang tersebut memperkuat rantai kerja pemerintahan dari tingkat manajerial hingga pelaksanaan fungsi teknis.

Bunda Indah berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing. Orientasi akhirnya adalah memastikan pekerjaan pemerintahan berjalan baik dan pelayanan kepada masyarakat terus diperkuat.

“Yang paling penting bagaimana mereka bisa menjalankan tugas dengan baik dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” kata Indah.

Ia juga menegaskan bahwa jabatan yang diberikan merupakan amanah. Karena itu, para pejabat dituntut mampu membangun koordinasi, menjaga integritas, serta menjalankan tugas sesuai tanggung jawabnya.

Pengisian jabatan ini tidak serta-merta berarti kualitas pelayanan langsung berubah. Namun, dengan posisi yang kembali terisi, pemerintah memiliki struktur kerja yang lebih lengkap untuk menjalankan fungsi masing-masing.

Dari sisi masyarakat, harapannya sederhana: urusan pemerintahan dapat ditangani dengan koordinasi yang lebih jelas, program berjalan sesuai tugasnya, dan pelayanan publik tetap memiliki perhatian serta penanggung jawab yang jelas. (Sumber: Diskominfo  Lumajang)

Berita terkait

DLHP Hentikan Sementara Operasional Mie Gacoan, Wajib Benahi IPAL

DLHP Hentikan Sementara Operasional Mie Gacoan, Wajib Benahi IPAL

Ambon-Spektroom - Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon bersama Tim Penertiban mengambil tindakan penghentian sementara kegiatan operasional Mie Gacoan setelah pengelola usaha tersebut dinilai belum memenuhi kewajiban pengelolaan air limbah sesuai ketentuan lingkungan hidup. DLHP menegaskan, tindakan tersebut bukan serta-merta merupakan langkah pidana, melainkan bagian dari tahapan penegakan

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Proses Pendinginan TPAS Galuga Terus Dilakukan  Antisipasi Titik Api Baru

Proses Pendinginan TPAS Galuga Terus Dilakukan Antisipasi Titik Api Baru

Bogor- Spektkroom : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus melakukan penanganan kebakaran di Tempat Pengolahan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kecamatan Cibungbulang Tim gabungan masih fokus melakukan proses pendinginan sekaligus mengantisipasi munculnya titik api baru di hamparan sampah, Kamis (17/9/2026). Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Bogor sekaligus Koordinator Tim

Asmari, Afrizal Aziz