Luncurkan Aplikasi Pasopati, Pemkab Bondowoso Genjot Perolehan PAD

Luncurkan Aplikasi Pasopati, Pemkab Bondowoso Genjot Perolehan PAD
Pemerintah kabupaten Bondowoso tengah menggarap aplikasi Pasopati untuk meningkatkan PAD. (foto diskominfo Bondowoso)

Bondowoso-Spektroom : Pemerintah kabupaten Bondowoso saat ini tengah menggarap aplikasi Pasopati (Pajak Online Sistem Patriotik Terintegrasi). Aplikasi ini merupakan salah satu terobosan strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten Bondowoso dalam rangka menyikapi kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang berakibat membatasi ruang fiskal daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso Dr. Fathor Rozi, M.Fil.I. menjadi aktor utama dalam percepatan pembuatan aplikasi ini. Sekda tidak hanya memberi arahan, tetapi juga mengawal langsung seluruh proses pembangunan sistem dari awal hingga akhir.

“Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap keterbatasan anggaran daerah pasca kebijakan efisiensi dari pusat,” ujar Sekda Fathor Rozi, Kamis (4/6/2026).

Untuk merealisasikan aplikasi Pasopati tersebut, Sekda secara resmi menugaskan dua perangkat daerah yaitu Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) diberikan tanggung jawab menyiapkan data perpajakan, skema pembayaran, serta regulasi pendukung. Sementara itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) ditugaskan mengembangkan sistem informasi, menyediakan infrastruktur digital, serta menjamin keamanan data pengguna.

Aplikasi Pasopati dirancang sebagai solusi pembayaran pajak daerah yang terintegrasi dan memberikan kemudahan kepada masyarakat. Dengan kemudahan itu, Masyarakat dapat membayar tiga jenis pajak sekaligus hanya dalam satu platform, yaitu Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Surat Pemberitahuan Pajak Daerah (SPTPD), serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Berita terkait

Respons Masukan Warga, Dindukcapil Rembang Akan Perluas Jemput Bola hingga Live TikTok

Respons Masukan Warga, Dindukcapil Rembang Akan Perluas Jemput Bola hingga Live TikTok

Rembang-Spektroom : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Rembang menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar di aula Dindukcapil Rembang, Kamis (17/9/2026). Hasilnya Dindukcapil akan memperluas layanan jemput bola administrasi kependudukan. Plt Kepala Dindukcapil Mutaqin menyatakan FKP menjadi ruang bagi masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan untuk memberikan masukan

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas
Trans Banyumas Kembali Mengaspal 18 September, 52 Armada Layani Empat Koridor

Trans Banyumas Kembali Mengaspal 18 September, 52 Armada Layani Empat Koridor

Banyumas -Spektroom : Kabar kembalinya Trans Banyumas beroperasi, menjadi angin segar bagi warga yang selama ini mengandalkan angkutan umum untuk beraktivitas. Setelah sempat berhenti beroperasi, layanan transportasi tersebut dipastikan kembali melayani masyarakat mulai Jumat (18/9/2026). Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan seluruh koridor Trans Banyumas akan kembali beroperasi tanpa

Bian Pamungkas
PMI Harus Mampu Terapkan Mitigasi Bencana Menjadi Budaya Siap Siaga Masyarakat  Lampung

PMI Harus Mampu Terapkan Mitigasi Bencana Menjadi Budaya Siap Siaga Masyarakat  Lampung

Bandarlampung - Spektroom Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mendorong Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung tidak hanya berperan dalam pelayanan donor darah dan kesehatan, tetapi juga membangun budaya kemanusiaan, kepedulian sosial, serta kesiapsiagaan menghadapi bencana di tengah masyarakat. Menurut Gubernur, semangat gotong royong dan tolong-menolong yang menjadi nilai dasar PMI

Anggoro AP
ссс