Trending

Mel’s Cup V2 2026 Berakhir Sukses, Persaudaraan Insan Kesehatan Jadi Juara Umum

Mel’s Cup V2 2026 Berakhir Sukses, Persaudaraan Insan Kesehatan Jadi Juara Umum
dr. Meldy Muzada Elfa, Sp.PD-KGer, Penggagas Turnamen.(Foto Panpel Mel's Cup)

Banjarmasin–Spektroom : Kebahagiaan dan rasa haru menyelimuti penggagas Mel’s Cup V2 Tahun 2026, dr. Meldy Muzada Elfa, Sp.PD-KGer, setelah seluruh rangkaian turnamen bulu tangkis tersebut berakhir dengan lancar.

Para Pemenang berfoto bersama merayakan kebahagiaan.(Foto Panpel Mel's Cup)

Pertandingan final menjadi penutup turnamen yang mempertemukan para tenaga kesehatan dari berbagai rumah sakit dan institusi kesehatan.

Babak Final tersebut meliputi kategori putri serta kategori putra kelompok A dan kelompok B, yang masing-masing telah menghasilkan pemenang.

Bagi Meldy, keberhasilan penyelenggaraan Mel’s Cup V2 bukan sekadar tentang pertandingan yang berlangsung lancar atau siapa yang berhasil meraih gelar juara. Lebih dari itu, turnamen ini menjadi ruang bagi insan kesehatan untuk sejenak meninggalkan kesibukan pekerjaan, berkumpul, berolahraga, dan mempererat persaudaraan.

"Alhamdulillah, hari ini seluruh rangkaian pertandingan Mel’s Cup V2 telah selesai. Saya merasa sangat bangga, senang, sekaligus terharu karena kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat sambutan yang luar biasa," ungkapnya, saat penutupan, Minggu (18/10/2026).

Meldy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan turnamen tersebut, mulai dari ketua panitia, sekretaris, hingga seluruh pihak yang terlibat.

Menurutnya, keberhasilan sebuah kegiatan tidak terlepas dari kerja sama dan dedikasi banyak orang.

"Tanpa dukungan panitia, penyelenggaraan Mel’s Cup V2 tentu tidak akan berjalan sebaik yang diharapkan" ujarnnya lagi.

Meldy berharap, kegiatan ini dapat menjadi proyek percontohan atau pilot project yang menginspirasi penyelenggaraan kegiatan serupa di masa mendatang.
Ia ingin olahraga tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempertemukan orang-orang yang memiliki kesibukan dan tanggung jawab besar dalam pekerjaan sehari-hari.

"Tujuannya bukan hanya mencari juara atau pemenang. Yang paling penting adalah silaturahmi dan persaudaraan yang kita junjung tinggi," tuturnya.

Meski demikian, ia meminta semua pihak menunggu pengumuman resmi mengenai rencana tersebut.
Rencana ini menunjukkan adanya harapan agar Mel’s Cup terus berkembang dan mampu mempertemukan lebih banyak insan kesehatan.

Berikut hasil akhir Turnamen Bulu Tangkis Mel’s Cup V2 2026 yang berlangsung pada 17–18 Oktober 2026 di GOR Ekso, Banjarmasin.

Turnamen diikuti 57 pasangan dalam 3 kategori, yaitu Ganda Putra A, Ganda Putra B, dan Ganda Putri.

  1. GANDA PUTRA A:

Juara I
Feri & Ridha (RS Andi Abdurrahman)

Juara II
Ugi & Mely (Farmasi)

Juara III
Mukhlis & Gatot (RSUD Ulin)

Di Final, Feri & Ridha mengalahkan Ugi & Mely dengan skor 21–9, 21–9.

Perebutan Juara III:
Mukhlis & Gatot mengalahkan Jemy & Ali (RS Andi) dengan skor 21–19, 21–19.

2. GANDA PUTRA B

Juara I :
Farid & M. Ramadhani (RSUD Ulin)

Juara II:
Mahrudin & Dedy (RS Andi Abdurrahman)

Juara III:
Ahyat & Jali (RS HDI)

Di Final, Farid & M. Ramadhani mengalahkan Mahrudin & Dedy dengan skor 21–9, 21–12.

Perebutan Juara III:
Ahyat & Jali mengalahkan Saleh & Denny (Farmasi) dengan skor 21–13, 21–18.

  1. GANDA PUTRI

Juara I:
dr. Syari & Wiwin (RS Andi Abdurrahman)

Juara II:
Sisil & Saydah (Farmasi)

Juara III:
Henny & Dewi

Di Final, dr. Syari & Wiwin mengalahkan Sisil & Saydah dengan skor 21–10, 21–4.

Perebutan Juara III, Henny & Dewi mengalahkan Ainorrahmi & Ani (RS HDI) dengan skor 21–3, 21–6.*****

Berita terkait

Infrastruktur Sanitasi di 7 Kabupaten Terdampak Bencana Aceh Telah Ditangani

Infrastruktur Sanitasi di 7 Kabupaten Terdampak Bencana Aceh Telah Ditangani

Aceh– Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur sanitasi pascabencana di tujuh kabupaten di Provinsi Aceh, meliputi Pidie Jaya, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Bireuen, Aceh Timur, dan Aceh Utara. Penanganan ini difokuskan pada pemulihan fungsi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) agar pelayanan persampahan dapat kembali

Nurana Diah Dhayanti