Trending

Menteri Dody Minta Kapasitas Jalan Banda Aceh–Krueng Raya Disiapkan untuk Kebutuhan Mendatang

Menteri Dody Minta Kapasitas Jalan Banda Aceh–Krueng Raya Disiapkan untuk Kebutuhan Mendatang
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau pelaksanaan pekerjaan preservasi jalan dan jembatan di ruas Banda Aceh–Krueng Raya, Banda Aceh–Blang Bintang, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh ( birkom pu)

Banda Aceh - Spektroom : Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau pelaksanaan pekerjaan preservasi jalan dan jembatan di ruas Banda Aceh–Krueng Raya, Banda Aceh–Blang Bintang, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh pada Selasa (20/10/2026).

Menteri Dody mengatakan perencanaan infrastruktur jalan perlu mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan kendaraan dan perkembangan wilayah dalam beberapa tahun mendatang. Menurutnya meskipun kondisi lalu lintas saat ini masih relatif lancar, mobilitas masyarakat akan meningkat seiring dengan kemajuan Aceh sehingga kapasitas jalan perlu diperhatikan sejak dini.

“Jalan ini harusnya dipikirkan bukan untuk hari ini saja, tapi setahun, dua tahun, sampai lima tahun ke depan. Kalau lima tahun ke depan mungkin jalan ini sudah sangat tidak relevan, terutama karena (volume kendaraan) semakin tinggi,” kata Menteri Dody.

Menurut Menteri Dody, antisipasi terhadap peningkatan volume kendaraan diperlukan agar infrastruktur yang dibangun dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka menengah dan panjang. Salah satu hal yang dapat dikaji adalah optimalisasi ruang jalan, termasuk penyesuaian pembatas jalan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kondisi lapangan.

Selain itu, pelebaran jalan dan pembangunan jalan lingkar juga dapat menjadi opsi untuk meningkatkan kapasitas lalu lintas. Meski demikian, pelaksanaannya perlu mempertimbangkan ketersediaan lahan, kondisi kawasan yang telah berkembang menjadi permukiman, serta kebutuhan dan prioritas penanganan.

Pekerjaan preservasi jalan dan jembatan Banda Aceh–Krueng Raya dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh dengan nilai kontrak sebesar Rp34,61 miliar. Progres fisik pekerjaannya telah mencapai 80,77%.

Ruang lingkup pekerjaannya meliputi rekonstruksi jalan Lambaro-Blang Bintang sepanjang 0,95 km, rehabilitasi jembatan Krueng Angan sepanjang 82 meter, pemeliharaan berkala jembatan Flyover Simpang Surabaya sepanjang 447,2 meter dan Alue Ruyung sepanjang 7 meter, serta pemeliharaan rutin kondisi jalan.

Kementerian PU terus mendorong pelaksanaan preservasi jalan dan jembatan agar kualitas infrastruktur tetap terjaga serta mendukung kelancaran konektivitas masyarakat. Melalui penanganan yang berkelanjutan dan perencanaan yang memperhatikan kebutuhan lalu lintas ke depan, infrastruktur jalan di Aceh diharapkan mampu menunjang mobilitas masyarakat dan pertumbuhan wilayah secara berkelanjutan.

Berita terkait

Demo BEM Untan di Kantor Gubernur Kalbar Ricuh, Mahasiswa Bawa 20 Tuntutan

Demo BEM Untan di Kantor Gubernur Kalbar Ricuh, Mahasiswa Bawa 20 Tuntutan

Pontianak - Spektroom : Demonstrasi ratusan mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Tanjungpura (Untan) di Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Selasa (20/10/2026), berujung ricuh. Aksi bertajuk “REVOLUSI” itu diwarnai bentrokan fisik dengan petugas Satpol PP hingga pembakaran ban di depan kantor gubernur. Massa bergerak dengan berjalan kaki dari kawasan Tugu Digulis

Apolonius Welly, Buang Supeno