Meriahkan Libur Imlek, KAI Hadirkan Atraksi Barongsai di Stasiun Purwokerto dan Semarang Tawang

Meriahkan Libur Imlek, KAI Hadirkan Atraksi Barongsai di Stasiun Purwokerto dan Semarang Tawang
Calon penumpang dan penunggu penumpang terhibur dengan tampilan Barongsai di stasiun Purwokerto. ( Foto : Humas KAI).

Spektroom – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memeriahkan libur Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili/2026 Masehi dengan menghadirkan atraksi barongsai di sejumlah stasiun, di antaranya Stasiun Purwokerto dan Stasiun Semarang Tawang, Selasa (17/2/2026).

Kegiatan ini digelar untuk menghibur pelanggan kereta api sekaligus mempererat hubungan KAI dengan masyarakat.
Di Stasiun Purwokerto, atraksi barongsai ditampilkan di halaman stasiun, area skybridge, hingga ruang tunggu penumpang. KAI Daop 5 Purwokerto juga menggelar kegiatan sapa pelanggan dengan membagikan suvenir kepada pengguna jasa kereta api.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada pelanggan setia sekaligus wujud toleransi terhadap masyarakat yang merayakan Imlek.

“Kami ingin menghadirkan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, sekaligus menunjukkan komitmen KAI terhadap kemajemukan,” ujarnya.

Menurutnya, atraksi budaya ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat serta dukungan KAI dalam mendorong Purwokerto sebagai destinasi wisata. Selama libur panjang Imlek, volume penumpang di Stasiun Purwokerto meningkat signifikan, dengan rata-rata 5.800 penumpang berangkat per hari atau naik 53 persen dibanding hari biasa. VSementara penumpang tiba mencapai sekitar 7.100 orang per hari, meningkat 58 persen.

Barongsai menghibur calon penumpang kereta api di stasiun Tawang Semarang.. (Foto : Humas Daop 4 Smg).

Sementara itu di Stasiun Semarang Tawang, KAI Daop 4 Semarang juga menggelar atraksi barongsai yang disertai dekorasi khas Imlek serta petugas yang mengenakan busana tradisional Tiongkok. Kegiatan semakin meriah dengan penjualan tiket diskon, hiburan musik, pohon angpao, dan kejutan ulang tahun bagi pelanggan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan kegiatan ini bertujuan menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan bagi pelanggan.

“Momentum Tahun Baru Imlek kami manfaatkan untuk memberikan suasana berbeda yang aman, nyaman, dan menyenangkan,” katanya.

KAI mencatat jumlah penumpang di wilayah Daop 4 Semarang selama periode libur Imlek 13–17 Februari 2026 mencapai 250.013 orang, dengan jumlah keberangkatan 124.823 penumpang dan kedatangan 125.190 penumpang.

Pada Selasa (17/2) pukul 08.00 WIB, volume keberangkatan tercatat 24.501 penumpang dan kedatangan 21.053 penumpang. Rute favorit selama libur Imlek antara lain Semarang–Jakarta dan Semarang–Surabaya.

KAI mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, mengantisipasi kemacetan, serta menjaga barang bawaan. Informasi perjalanan kereta api dapat diperoleh melalui Contact Center KAI 121, WhatsApp 0811-2223-3121, dan media sosial resmi KAI.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, KAI berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api di Indonesia.

Berita terkait

Hari Kesaktian Pancasila Jadi Pengingat ASN Kemenag Ternate Jaga Kerukunan

Hari Kesaktian Pancasila Jadi Pengingat ASN Kemenag Ternate Jaga Kerukunan

Ternate-Spektroom : Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ternate melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Ternate dan berlangsung khidmat. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", dengan pembina upacara, Kepala Kantor Kemenag

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Menyimak Sejarah, Menelusuri Pengorbanan: Ratusan Mahasiswa UIN Palangka Raya Nobar Film G30S/PKI

Menyimak Sejarah, Menelusuri Pengorbanan: Ratusan Mahasiswa UIN Palangka Raya Nobar Film G30S/PKI

Palangka Raya-Spektroom : Ratusan mahasiswa UIN Palangka Raya duduk menyimak layar bersama. Bagi generasi yang lahir jauh setelah peristiwa G30S/PKI, pemutaran film tersebut menjadi kesempatan untuk mengenal kembali salah satu episode kelam perjalanan sejarah Indonesia, sekaligus memahami perjuangan dan pengorbanan yang menyertainya. Kegiatan nonton bareng (nobar) film G30S/PKI yang

Polin, Julianto
ссс