Momentum Idul Adha 2026, KPK Ajak Publik Perkuat Integritas Sosial melalui Gaya Hidup Sederhana
Jakarta - Spektroom : Pada momen Hari Raya Idul Adha, aktivitas lembaga antirasuah ini mencakup beberapa kegiatan utama:
Memberikan hak dasar keagamaan dengan memfasilitasi salat Id berjemaah bagi 52 dari total 62 tahanan kasus korupsi di Rutan Cabang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Gedung Merah Putih dan Gedung C1. KPK juga membuka layanan kunjungan tatap muka selama 3 jam bagi keluarga para tahanan
KPK menyembelih delapan ekor sapi kurban untuk memperingati hari raya,yang berasal dari partisipasi kolektif pimpinan dan pegawai sebagai wujud solidaritas dan gotong royong
KPK memaknai Hari Raya Idul Adha 1447 H sebagai momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gaya hidup sederhana, kepedulian sosial, dan pengendalian diri sebagai fondasi integritas dalam kehidupan bermasyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal KPK, Cahya H. Harefa, dalam kegiatan pemotongan dan pendistribusian hewan kurban di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (29/5/2026).
Menurut Cahya, semangat kurban harus menjadi refleksi moral untuk menahan sikap berlebihan dan gaya hidup konsumtif yang menjadi akar dari praktik korupsi.
“Semangat Idul Adha harus diwujudkan melalui keberanian menjaga integritas dan menolak segala bentuk pembiaran terhadap praktik korupsi. Korupsi tidak hanya merugikan negara, tetapi juga berdampak langsung terhadap hak-hak dasar masyarakat seperti pendidikan dan layanan kesehatan,” ujar Cahya dalam keterangannya.
Dalam pelaksanaannya, distribusi daging kurban dari KPK diprioritaskan untuk masyarakat dhuafa, pegawai outsourcing, serta rekan jurnalis di sekitar Gedung Merah Putih, Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi (ACLC), dan Rupbasan KPK.
KPK berharap, nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan tanggung jawab sosial yang tercermin dalam perayaan kurban dapat terus ditanamkan sebagai bagian dari penguatan budaya antikorupsi di tengah masyarakat.