Musda MUI Momentum Evaluasi dan Regenerasi.
Kepri – Spektroom : Mejelis Ulama Indonesia(MUI) Provinsi Kepulauan Riau(Kepri) menggelar Musyawarah Daerah(Musda) V di Hotel CK Minggu(20/9/2026)malam
Musda V akan berlangsung hingga 22 September 2026 menjadi momentum evaluasi juga akan dilakukan pemilihan pengurus baru untuk melanjutkan roda organisasi MUI Kepri di pimpin KH Bambang Maryono yang masa baktinya berakhir (2021-2026).
Tema yang di usung lebih menekankan hubungan sinergis antara ulama dan pemerintah (umara) sebagai benteng moral, pilar moderasi beragama, serta fondasi penting dalam pembangunan daerah.
Ketika membuka Musda, Gubernur Ansar menegaskan bahwa Musda bukan sekadar forum untuk memilih kepengurusan baru tetapi menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi, refleksi, dan memastikan keberlanjutan organisasi.
“Musyawarah daerah itu merupakan forum tertinggi bagi Majelis Ulama di daerah. Jangan kita berpikir Musda hanya bagaimana memilih ketua umum dan sekretaris. Sesungguhnya Musda juga menjadi ruang untuk evaluasi dan refleksi terhadap kerja dan kinerja organisasi,” kata Ansar.
Menurutnya, regenerasi kepemimpinan merupakan bagian penting dalam menjaga dinamika organisasi sekaligus memastikan MUI mampu terus menjawab perkembangan dan kebutuhan masyarakat.
Ansar menyampaikan, MUI memiliki posisi strategis dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Peran ulama tidak hanya berkaitan dengan pembinaan umat, tetapi juga penguatan nilai-nilai keislaman, pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong perbaikan kehidupan umat.
“Majelis Ulama Indonesia adalah organisasi yang selama ini dihormati. Karena itu, Majelis Ulama memiliki tugas dan fungsi yang mulia,” ujarnya.

Ansar Ahmad menyampaikan pentingnya peran dan perkhidmatan ulama dalam menjaga stabilitas serta keharmonisan di tengah kehidupan masyarakat.
“Kehadiran MUI sangat strategis untuk selalu berjalan bersisian dan bersinergi bersama pemerintah daerah. Melalui sinergi ulama dan umara yang berkelanjutan, kita dapat memperkuat moderasi beragama, memperkokoh toleransi, serta mewujudkan Provinsi Kepulauan Riau yang berkah, maju, dan bermartabat,” ungkapnya.
Ketika menghadiri Musda MUI Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Musda V MUI Kepri ini. Menurutnya, keberadaan ulama dan peran aktif MUI memiliki arti penting dalam mendukung roda pembangunan di Kota Tanjungpinang maupun Kepulauan Riau secara umum.
Ditambahkannya, penguatan nilai-nilai keagamaan, moderasi beragama, dan kerukunan antarumat beragama menjadi modal penting dalam menciptakan kondusivitas daerah.
“Pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan spiritualitas masyarakat.
Kami berharap Musda V MUI Kepri ini melahirkan program-program strategis serta kepemimpinan yang mampu terus merawat harmoni umat dan membawa keberkahan bagi Tanjungpinang dan Kepulauan Riau,” ucapnya.