Musrenbang Kalbar 2027 Digelar, Polda Siap Kawal Stabilitas dan Cegah Penyimpangan

Musrenbang Kalbar 2027 Digelar, Polda Siap Kawal Stabilitas dan Cegah Penyimpangan
Gubernur Kalbar Ria Nursan,Wakil Gubernur Krisantus menyaksikan Wakapolda Kalbar Brigjen pol Hindarsono membubuhkan tanda tangan di Musrenbang RKPD provinsi Kalbar 2027. Foto : Adpim Pemprov kalbar.

Pontianak - Spektroom – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Garuda, Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (21/04/2026).

Forum ini menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor, dengan penekanan pada stabilitas keamanan sebagai fondasi utama pembangunan.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Brigjen Pol Hindarsono, hadir langsung dalam agenda tersebut.

Kehadiran Polri dinilai strategis, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memastikan seluruh program pembangunan berjalan sesuai rencana dan bebas dari potensi penyimpangan.

Dalam keterangannya, Brigjen Pol Hindarsono menegaskan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi faktor krusial dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah.

Ia menyebut, tanpa kondisi yang kondusif, berbagai program prioritas pemerintah berisiko tidak berjalan optimal.

“Polda Kalbar berkomitmen penuh menjaga stabilitas kamtibmas agar seluruh agenda pembangunan, terutama di wilayah perbatasan dan daerah terpencil, dapat berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Musrenbang ini dihadiri Gubernur Kalbar Ria Norsan, Wakil Gubernur, jajaran Forkopimda, kepala daerah se-Kalimantan Barat, serta perwakilan DPR RI, DPD RI, akademisi, dan organisasi non-pemerintah.

Forum tersebut menjadi ruang sinkronisasi antara usulan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat.

Gubernur Kalbar Ria Norsan mengungkapkan, arah pembangunan 2027 difokuskan pada penguatan transformasi ekonomi yang inklusif dan berdaya saing.

Gubernur Kalbar Ria Nursan menyampaikan pengarahan nya. Foto: Adpim pemprov kalbar

Ia menargetkan pertumbuhan ekonomi Kalbar berada di kisaran 6,10 hingga 7,50 persen, meningkat dari capaian tahun 2025 sebesar 5,39 persen.

Selain itu, pemerintah daerah juga menargetkan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) hingga mencapai 73,11 sampai 75,00 melalui penguatan sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.

Untuk mencapai target tersebut, Pemprov Kalbar telah menyiapkan 325 program prioritas yang mencakup pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga pengembangan kawasan perbatasan.

Musrenbang RKPD 2027 diharapkan menjadi momentum penting untuk menyatukan berbagai kepentingan dan aspirasi masyarakat, sekaligus memastikan pembangunan di Kalimantan Barat berjalan lebih merata, transparan, dan berkelanjutan.

Berita terkait

Dua Perusahaan Bersatu Hadang Karhutla di Ketapang, Sekat Bakar Dibangun di Perbatasan Konsesi

Dua Perusahaan Bersatu Hadang Karhutla di Ketapang, Sekat Bakar Dibangun di Perbatasan Konsesi

Ketapang - Spektroom : Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, di tengah musim kemarau mendorong PT Mayawana Persada dan PT Jalin Vaneo memperkuat langkah pencegahan secara bersama-sama. Kedua perusahaan pemegang konsesi hutan tersebut membangun sekat bakar atau firebreak di kawasan perbatasan konsesi, Selasa (15/9/2026)

Apolonius Welly, Buang Supeno
7 Fraksi DPRD Kalteng Desak RAPBD 2027 Tak Sekadar Jadi Angka di Atas Kertas

7 Fraksi DPRD Kalteng Desak RAPBD 2027 Tak Sekadar Jadi Angka di Atas Kertas

Palangka Raya-Spektroom: Tujuh fraksi DPRD Kalimantan Tengah mengingatkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah agar RAPBD 2027 tidak berhenti sebagai deretan angka dalam dokumen anggaran. Mereka menuntut setiap rupiah anggaran memiliki sasaran yang jelas dan berdampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat. Pandangan itu disampaikan tujuh fraksi DPRD Kalteng dalam Rapat Paripurna Ke-6 Masa

Polin, Buang Supeno
ссс