Trending

Giat Minggu Kasih di Gereja Maranatha, Perkuat Harmonisasi Polisi Dengan Jemaat

Giat Minggu Kasih di Gereja Maranatha, Perkuat Harmonisasi  Polisi Dengan Jemaat
Kegiatan Minggu kasih di Gereja Maranatha Kota Ambon (Foto Bidhumas Polda Maluku)

Ambon- Spektroom : Kapolda Maluku Irjen Pol Suwondo Nainggolan mengikuti ibadah Minggu Kasih di Gereja Maranatha, Ambon bersama jemaat, Minggu (18/10/2026). 

Kedatangan Irjen Suwondo ini menjadi momen perkenalan perdananya kepada jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM). 

Dalam ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Yanes Titaley tersebut, Irjen Suwondo hadir didampingi sang istri, Novi Suwondo, yang juga menjabat sebagai Ketua Bhayangkari Daerah Maluku. 

Nampak mendampingi  Kapolda  Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Pol Andrias Susanto Nugroho bersama istri Maria Andrias, serta Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Maluku Kombes Pol Welly Djatmoko. 

Ditengah prosesi perkenalan di hadapan jemaat, Irjen Suwondo menceritakan latar belakang keluarganya yang memiliki ikatan erat dengan lingkungan pelayanan gereja. 

"Saya berasal dari keluarga pendeta, karena ayah saya merupakan seorang pendeta tentara, dan ipar saya pun bertugas sebagai seorang pendeta,” ujar alumni Akademi Kepolisian (Akpol)1994 ini. 

Usai Ibadah, Irjen Suwondo menyampaikan rasa kagumnya terhadap pujian dan talenta bernyanyi yang dimiliki jemaat Gereja Maranatha. 

Kapolda berseloroh keindahan suara para jemaat, mulai dari anak-anak hingga dewasa, membuat suasana ibadah terasa sangat megah layaknya sebuah pertunjukan konser musik. 

"Tuhan pasti senang dan sayang sama orang Maluku, karena dari semua yang bernyanyi indah sekali. Saya tadi berpikir malaikat malaikat surga pasti terhibur dengan anugerah Tuhan ini" ungkap mantan Asisten Logistik (Aslog) Kapolri ini. 

Mantan Kapolda DIY  ini menegaskan bahwa kedatangannya kali ini murni untuk memohon doa restu, bukan untuk memberikan pengarahan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). 


“Ini merupakan langkah awal dari rangkaian kunjungan kerja dan pelayanan saya ke berbagai tempat ibadah maupun lapisan masyarakat di seluruh penjuru Maluku,” tandas mantan Kakorbinmas Baharkam Polri ini. 


Irjen Suwondo mengatakan penugasannya di Provinsi Maluku merupakan wujud takdir dan kehendak Tuhan yang tidak pernah ia sangka sebelumnya. Mengingat dirinya sudah pernah menduduki posisi Kapolda di daerah lain, penunjukan kembali menjadi Kapolda Maluku baginya adalah amanah spiritual untuk melayani masyarakat. 

Diakhir perkenalannya, Irjen Suwondo menegaskan komitmennya beserta seluruh jajaran Polda Maluku untuk siap bekerja sama dan berkolaborasi demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Maluku. 

“Niat utama saya datang ke Maluu ini adalah untuk mendedikasikan diri dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” tandas mantan Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Metro Jaya ini. 


Kehadiran Kapolda Maluku dan Kapolresta Ambon dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kehidupan keagamaan masyarakat serta upaya memperkuat hubungan harmonis antara kepolisian dan jemaat gereja.


Melalui kegiatan Minggu kasih ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin dekat antara Polri dan masyarakat sehingga tercipta komunikasi yang baik serta dukungan bersama dalam menjaga keamanan dan kerukunan di lingkungan masyarakat.(EM)

Berita terkait

Ketika Ormas dan Paguyuban Bersatu, Perpisahan Wakapolda Jadi Momentum Merawat Kebangsaan

Ketika Ormas dan Paguyuban Bersatu, Perpisahan Wakapolda Jadi Momentum Merawat Kebangsaan

Palangka Raya-Spektroom: Perpisahan seorang pejabat kepolisian ternyata bisa menjadi lebih dari sekadar seremoni pergantian tugas. Ketika puluhan organisasi masyarakat, paguyuban, dan kerukunan berkumpul bersama jajaran Polda Kalimantan Tengah, ada pesan yang lebih besar: persatuan tidak cukup diucapkan, tetapi perlu dirawat melalui silaturahmi, komunikasi, dan kepercayaan. Suasana kebersamaan itu terlihat

Polin, Anggoro AP
Kaum Laki-laki Harus Terlibat Dalam Gerakan Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Kaum Laki-laki Harus Terlibat Dalam Gerakan Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Pekalongan - Spektroom: Kaum laki-laki harus dilibatkan dalam edukasi dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Pekalongan, karena tidak cukup hanya dengan memperkuat pendampingan korban.  Pesan itu disampaikan Plt Bupati Pekalongan, H. Sukirman, saat menghadiri Pelatihan Relawan Perunggu atau Paralegal Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak yang digelar BKOW

Sigit Budi Riyanto, Anggoro AP