PAN Depok Revitalisasi Kepengurusan, Bidik Rebut Kursi DPRD pada Pemilu 2029
Ketua DPD PAN Depok Haji Igun Sumarno dan Deny Kartika usai Penetapan Sebelas Formatur Pengurus PAN Tingkat Kecamatan Minggu(05/07/2026) (foto Dok Spektroom/wis).
Depok – Spekstroom : DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Depok melakukan revitalisasi kepengurusan dengan menghadirkan dominasi kader-kader baru sebagai langkah memperkuat soliditas partai sekaligus menargetkan kembali kursi DPRD yang hilang pada Pemilu 2029.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua DPD PAN Kota Depok, Igun Sumarno, usai pengukuhan 11 formatur pengurus PAN tingkat kecamatan se-Kota Depok di Cilodong, Minggu (5/7/2026).
Menurut Igun, sekitar 80 persen kepengurusan baru diisi kader muda yang telah melalui proses pembinaan di organisasi sayap PAN. Meski demikian, kader senior tetap memiliki peran strategis sebagai penasihat dan pembimbing guna memastikan regenerasi berjalan dengan baik.
"Saat ini tidak ada lagi dikotomi kader lama dan kader baru. Semua menjadi satu untuk membesarkan PAN. Target kami adalah merebut kembali kursi DPRD yang hilang pada Pemilu 2029," ujarnya
Igun menegaskan para pengurus baru bukan kader instan karena telah mendapatkan pendidikan politik dan menunjukkan loyalitas kepada partai sebelum masuk ke dalam struktur kepengurusan.
Ia mengakui menurunnya perolehan kursi PAN pada Pemilu 2024 menjadi evaluasi penting. Karena itu, revitalisasi organisasi dilakukan untuk memperkuat mesin partai dan meningkatkan perolehan suara pada pemilu mendatang.
"Kita pernah berjaya, kemudian kursi berkurang. Sekarang saatnya mengukur kekuatan dan berjuang agar kursi yang hilang bisa kembali direbut," katanya.
Igun juga menilai soliditas internal menjadi kunci kebangkitan PAN. Menurutnya, konflik internal pada masa lalu menjadi salah satu faktor yang memengaruhi penurunan suara partai.
Sementara itu, Sekretaris DPW PAN Jawa Barat, Ivan Fadilah, mengapresiasi loyalitas kader PAN Kota Depok. Ia optimistis kepengurusan baru yang didominasi wajah baru akan memperkuat kerja mesin partai menghadapi Pemilu 2029.
"Dengan kepengurusan yang hampir 80 persen orang baru, saya yakin mesin partai akan bekerja lebih maksimal sehingga PAN Kota Depok mampu meraih hasil yang lebih baik," ujarnya.
Ivan juga menegaskan pentingnya menghapus sekat antara kader lama dan kader baru. Menurutnya, seluruh kader harus bersatu demi mengembalikan kejayaan PAN di Kota Depok.
Usai pengukuhan, 11 formatur tingkat kecamatan diberi waktu tujuh hari untuk menyusun kepengurusan PAN di masing-masing kecamatan sebelum dilakukan pelantikan resmi.