Pascabanjir di Padang, Petugas Kerahkan Kekuatan Penuh Bersihkan Lumpur dan Material di Rumah Warga

Pascabanjir di Padang, Petugas Kerahkan Kekuatan Penuh Bersihkan Lumpur dan Material di Rumah Warga
Petugas dari berbagai unsur membersihkan lumpur dan material lainnya di rumah warga. (Foto: Diskominfo Kota Padang)

Spektroom - Sejumlah wilayah di Kota Padang mulai berbenah setelah banjir akibat cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi melanda dalam beberapa hari terakhir.

Aparat pemerintah kecamatan dan kelurahan bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) serta relawan Kwarcab Pramuka Kota Padang dikerahkan untuk membantu warga membersihkan rumah dan lingkungan yang dipenuhi lumpur serta material hanyut, Sabtu (29/11/2025).

Sejak pagi, petugas menyisir berbagai titik terdampak, mulai dari lingkungan permukiman padat, kawasan bantaran sungai, hingga kompleks perumahan yang mengalami kerusakan cukup parah.

Lumpur tebal, sampah banjir, hingga material kayu dan batu yang terbawa arus dibersihkan secara bertahap agar akses warga dapat kembali normal.

Salah satu lokasi yang mendapat penanganan intensif adalah Perumahan elit Lumin Park, yang menjadi salah satu titik terparah akibat luapan banjir.

Petugas Damkar melakukan penyemprotan di halaman dan bagian dalam rumah warga, sementara tim Pramuka membantu mengangkat perabotan dan membersihkan lumpur yang mengendap di sekolah-sekolah.

Pembersihan juga berlangsung di Banda Gadang, wilayah yang sebelumnya digenangi air setinggi pinggang orang dewasa.

Tumpukan sampah dan endapan lumpur yang memenuhi jalan lingkungan diangkat menggunakan alat bantu manual dan kendaraan operasional.

Saluran air yang tersumbat turut dibuka agar aliran kembali lancar.

Selain dua titik tersebut, pembersihan dilakukan di berbagai lokasi lain yang sempat terendam banjir dan banjir bandang.

Lingkungan dekat aliran sungai yang membawa material hanyutan, perumahan yang terdampak pergeseran tanah, hingga jalan-jalan yang dipenuhi endapan banjir, mulai ditangani oleh tim gabungan.

Armada Damkar terus bergerak dari satu titik ke titik lainnya membantu penyemprotan, sementara personel kecamatan melakukan pendataan dan memastikan seluruh titik terdampak mendapatkan penanganan.

Relawan Kwarcab Pramuka memperkuat tenaga lapangan dengan membantu penyekopan lumpur, membersihkan halaman rumah, hingga menata ulang lingkungan yang rusak.

Pembersihan diperkirakan berlangsung beberapa hari ke depan, mengingat banyaknya titik terdampak dan besarnya volume material banjir yang harus diangkat.

Pemerintah memastikan proses normalisasi lingkungan dilakukan secepat mungkin agar aktivitas masyarakat kembali berjalan dengan aman. (RRE/Taufik)

Berita terkait

Kontingen Pesparawi Maluku Utara Berangkat ke Papua Barat Optimisme Raih Prestasi

Kontingen Pesparawi Maluku Utara Berangkat ke Papua Barat Optimisme Raih Prestasi

Ternate–Spektroom : Sebanyak 281 peserta dan official Kontingen Maluku Utara yang akan berlaga pada Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat, diberangkatkan Jumat (19/6/2026). Keberangkatan kontingen mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dan Kantor Wilayah Kementerian

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Kadindik Cup 2026 Diikuti Ratusan Pesilat, Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Pembinaan Prestasi

Kadindik Cup 2026 Diikuti Ratusan Pesilat, Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Pembinaan Prestasi

Banyumas-Spektroom : Kejuaraan Pencak Silat Kadindik Cup 2026 memperebutkan Piala Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas digelar di GOR Satria Purwokerto pada 20–21 Juni 2026. Kompetisi yang menjadi agenda rutin tahunan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional sekaligus sebagai upaya melestarikan budaya bangsa Indonesia melalui olahraga pencak silat. Kejuaraan

Bian Pamungkas