Pegiat Komunitas Kebangsaan : Hari Kesaktian Pancasila Jadikan Tonggak Satukan Bangsa

Pegiat Komunitas Kebangsaan : Hari Kesaktian Pancasila Jadikan Tonggak Satukan Bangsa
Moment Hari Kesaktian Pancasila Menjadi Tonggak Menyatukan Persatuan Bangsa ( dok : Freepik )

Spektroom - Berbagai kegaduhan politik dan demo yang marak terjadi akhir akhir ini menjadi tantangan serius dalam upaya menjaga keutuhan Bangsa .

Sehingga moment Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober dapat dijadikan tonggak untuk meneguhkan nilai-nilai Pancasila dalam menyatukan kembali keutuhan kehidupan berbangsa dan bernegara .

Diminta tanggapan berkait hari kesaktian Pancasila ditengah situasi politik yang memanas, Pegiat Komunitas Kebangsaan, Dr. Akhmad Ramdhon, menjelaskan peringatan Kesaktian Pancasila merupakan bagian dari sejarah penting, transformasi politik dari orde lama ke orde baru yang juga menempatkan Pancasila sebagai simbol perubahan.

Sehingga jika dikaitkan dengan kondisi bangsa memaknai Peringatan tidak cukup hanya dengan ceremonial, tetapi juga menghadirkan semangat memahami nilai nilai pancasilan sebagai panduan dasar dalam kehidupan sehari-hari.

Apalagi dalam konteks politik yang memanas, sekarang ini, Pancasila seharusnya dijadikan landasan utama untuk mewujudkan sikap gotong royong, keadilan, kemanusiaan, dan musyawarah.


"Pancasila sebagai simbol perubahan, karena itu peringatan tidak cukup hanya ceremonial tetapi menghadirkan semangatnya memahami Pancasila sebagai panduan dasar dalam kehidupan sehari hari " Ungkapnya ( Selasa, 30/09/2025 )

Senada, Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Tundjung W Sutirto, menilai peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya upacara mengenang Gerakan 30 September 1965, tetapi momen penting untuk mengingat betapa vitalnya Pancasila sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara.

Sehingga dengan memaknai kembali kesaktian Pancasila, bangsa Indonesia dapat terus bersatu dan menjadikan Pancasila sebagai kompas dalam menghadapi tantangan global ke depan.


" Dengan memaknai kembali kesaktian Pancasila, bangsa Indonesia dapat terus bersatu dan menjadikannya kompas dalam menghadapi tantangan global ke depan " Jelas Tunjung

Menurut Kedua Dosen UNS tersebut, Peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus terus dilakukan karena akan menjadi pengingat masa lalu bangsa, sekaligus merupakan ajakan untuk terus menghidupkan nilai-nilai Pancasila di tengah era modern yang penuh tantangan.

Termasuk dalam situasi politik yang memanas agar kehidupan berbangsa dan bernegara tetap aman, semangat Pancasila terus dijaga dan diterapkan demi keutuhan dan kemajuan Indonesia.( Dan)

Berita terkait

Masuk Nominator Hoegeng Awards 2026, Kapolda Maluku Minta Personel Contoh Iptu Bastian

Masuk Nominator Hoegeng Awards 2026, Kapolda Maluku Minta Personel Contoh Iptu Bastian

Ambon - Spektroom: Kapolda Maluku mengapresiasi masuknya Iptu Bastian Tuhuteru sebagai salah satu dari tiga besar nominator dalam ajang Hoegeng Awards 2026. Pencapaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel Polda Maluku untuk terus meningkatkan pelayanan langsung kepada masyarakat. Keterlibatan aktif tokoh masyarakat dan pejabat negara dalam proses penilaian menunjukkan

Eva Moenandar
Pramono Tegaskan Budaya Betawi Jadi Fondasi Jakarta Menuju Kota Global

Pramono Tegaskan Budaya Betawi Jadi Fondasi Jakarta Menuju Kota Global

Jakarta – Spektroom : Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menempatkan budaya Betawi sebagai fondasi utama dalam pembangunan Jakarta menuju kota global. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kebijakan yang memperkuat identitas budaya, memperluas ruang ekspresi masyarakat Betawi, hingga penataan kelembagaan adat. Pernyataan itu disampaikan Pramono

Irvan Idris Saleh
ссс