Pemkab Jember Perkuat SAKIP melalui Pengembangan E-SAKIP dan Tindak Lanjut Evaluasi

Pemkab Jember Perkuat SAKIP melalui Pengembangan E-SAKIP dan Tindak Lanjut Evaluasi
Suasana Asistensi Pengembangan E-SAKIP Jember dan Progres Tindak Lanjut Hasil Evaluasi SAKIP Kabupaten Jember (Foto Diskominfo Jember)

Jember-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Jember terus mendorong peningkatan kualitas penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, terukur, transparan, dan berorientasi pada hasil. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Asistensi Pengembangan E-SAKIP Jember dan Progres Tindak Lanjut Hasil Evaluasi SAKIP Kabupaten Jember, yang berlangsung pada Kamis–Jumat, (24-25/09/2026, di Aula Bawah Barat Pemkab Jember.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman perangkat daerah dan kecamatan dalam penerapan SAKIP sekaligus mendorong percepatan tindak lanjut atas hasil evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) tahun 2025. Asistensi mencakup penguatan kualitas perencanaan kinerja, penyelarasan indikator, pengukuran capaian, pelaporan, evaluasi, serta pemanfaatan E-SAKIP sebagai sistem pengelolaan data dan informasi kinerja secara lebih terintegrasi.

Pengembangan E-SAKIP diharapkan mampu mendukung proses pemantauan kinerja dan tindak lanjut evaluasi secara lebih sistematis.

“Setiap rekomendasi hasil evaluasi diharapkan tidak hanya dipenuhi secara administratif, tetapi dapat diwujudkan dalam perbaikan nyata terhadap perencanaan, pelaksanaan program, serta pencapaian sasaran pembangunan daerah,” jelas Mudrajad Kuncoro, Narasumber Asistensi Pengembangan E-SAKIP Jember dan Progres Tindak Lanjut Hasil Evaluasi SAKIP Kabupaten Jember.

Menurut Prof. Mudrajad Kuncoro, melalui pemaparan dan pendampingan, peserta memperoleh penguatan dalam memahami pengembangan akuntabilitas kinerja serta langkah konkret untuk menindaklanjuti hasil evaluasi SAKIP.

“Keterlibatan perangkat daerah dan kecamatan menjadi bagian penting dalam membangun akuntabilitas kinerja secara menyeluruh,” ungkapnya.

“SAKIP tidak hanya menjadi tanggung jawab satu unit kerja, tetapi membutuhkan sinergi seluruh perangkat mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengukuran hingga evaluasi,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Jember diharapkan dapat mempercepat penyelesaian tindak lanjut hasil evaluasi tahun 2025 sekaligus membangun budaya kerja yang semakin berorientasi pada hasil. Penguatan E-SAKIP dan penerapan akuntabilitas yang berkelanjutan diharapkan mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran, penggunaan sumber daya yang efektif, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Jember turut hadir dengan diwakili Rike Amalia, Perencana Ahli Pertama. Kehadiran unsur perencana tersebut turut memperkuat koordinasi dan pemahaman mengenai keterkaitan antara perencanaan, pelaksanaan kegiatan, dan pencapaian target kinerja organisasi. (budi)

Berita terkait

Komisi X DPR: Masyarakat di Sekitar Cagar Budaya Tidak Boleh Tertinggal

Komisi X DPR: Masyarakat di Sekitar Cagar Budaya Tidak Boleh Tertinggal

Jakarta-Spektroom : Upaya pemerintah untuk melindungi dan mengembangkan kawasan cagar budaya jangan hanya memprioritaskan kelestarian fisik situs semata. Masyarakat yang berdomisili di sekitar cagar budaya juga harus mendapat perhatian dengan kata lain mendapat manfaat bukan malah tertinggal. "Jangan sampai masyarakat di lingkungannya justru terkesan tidak diberikan apa-apa, makin tertinggal, atau

Mohaikal Yunus, Julianto