Trending

Pemprov Kalteng Tanggung Iuran BPJS 650 Ribu Warga Kurang Mampu

Pemprov Kalteng Tanggung Iuran BPJS 650 Ribu Warga Kurang Mampu
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, dan Ketua TP PKK Kalteng saat menjenguk pasien (dok.MMC Kalteng)

Palangka Raya–Spektroom : Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan komitmennya menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat tidak mampu dengan menanggung iuran BPJS Kesehatan sekitar 650 ribu jiwa. Langkah ini diambil agar warga kurang mampu tetap mendapatkan perlindungan kesehatan tanpa dibebani biaya iuran bulanan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul, menjelaskan pembiayaan tersebut sepenuhnya ditanggung pemerintah provinsi melalui skema kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Sebanyak 650 ribu jiwa iurannya dibayarkan oleh pemerintah provinsi. Dengan angka itu, kita asumsikan seluruh masyarakat tidak mampu sudah terakomodasi,” ujarnya, Sabtu (28/2/2026).

Ia menegaskan, mekanisme pelayanan tetap mengikuti sistem BPJS Kesehatan seperti biasa, hanya sumber pembiayaan iurannya yang dialihkan ke pemerintah daerah.

“Skemanya tetap BPJS, hanya saja iurannya yang dibayarkan oleh pemerintah provinsi,” tambahnya.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, memberi penekanan tegas kepada pemerintah kabupaten dan kota agar sektor kesehatan tidak dijadikan sasaran efisiensi anggaran.

“Kesehatan ini merupakan hal penting, jangan daerah memangkas BPJS untuk masyarakat. Jangan BPJS yang kena efisiensi, yang lain saja. Kesehatan merupakan kebutuhan pokok,” tegasnya.

Selain pembiayaan iuran, Pemprov Kalteng juga menyiapkan jaring pengaman bagi kasus kegawatdaruratan. Bagi pasien tidak mampu yang belum memiliki jaminan kesehatan, pemerintah menyediakan layanan kelas III gratis di rumah sakit milik provinsi, yakni RSUD dr. Doris Sylvanus, RSUD Hanau, dan RSJ Kalawa Atei.

Kebijakan ini menjadi penegasan bahwa sektor kesehatan tetap menjadi prioritas utama, terutama bagi kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan nyata, bukan sekadar wacana.
(Polin )

Berita terkait

Pemkot Jayapura Ajak Warga Jaga Kelestarian Kawasan Hijau, Cegah Tanah Longsor

Pemkot Jayapura Ajak Warga Jaga Kelestarian Kawasan Hijau, Cegah Tanah Longsor

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, mengajak seluruh masyarakatnya untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan hijau serta tidak menebang pohon secara sembarangan maupun membuka lahan perkebunan tanpa memperhatikan dampak terhadap lingkungan. Wali Kota Jayapura Abisai Rollo, di Jayapura, Selasa, 03 Nopember 2026 mengatakan, Kelestarian lingkungan memiliki peran

Anthonius Teniwut, Julianto
Malik dan Davina, Dua Remaja Jakarta Selatan yang Membawa Misi Kemanusiaan ke Jepang

Malik dan Davina, Dua Remaja Jakarta Selatan yang Membawa Misi Kemanusiaan ke Jepang

Jakarta-Spektroom: Perjalanan ke Jepang menjadi kesempatan istimewa bagi Malik dan Davina. Namun, bagi dua pelajar anggota Palang Merah Remaja (PMR) asal Jakarta Selatan ini, keberangkatan ke Tokyo bukan sekadar pengalaman mengunjungi negeri orang. Mereka membawa misi untuk belajar tentang kemanusiaan, kepemimpinan, budaya, hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana. Malik dari MTsN

Irvan Idris Saleh, Julianto
Jaga Stabilitas Harga & Ketersediaan Bapok Pada Nataru, Disperindag Biak Numfor Lakukan Subsidi Pasokan

Jaga Stabilitas Harga & Ketersediaan Bapok Pada Nataru, Disperindag Biak Numfor Lakukan Subsidi Pasokan

Biak-Spektroom : Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Biak Numfor terus melakukan upaya pengendalian harga sejumlah komoditas pangan melalui subsidi pasokan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Biak Numfor, Yubelius Usior, mengatakan, subsidi dilakukan terhadap

Anthonius Teniwut, Julianto