Pemprov Kepri Perkuat Kerjasama dengan PT Taspen untuk Perlindungan dan Jaminan Kesejahteraan bagi ASN

Pemprov Kepri Perkuat Kerjasama dengan PT Taspen untuk Perlindungan dan Jaminan Kesejahteraan bagi ASN
Penandatangan tersebut di Saksikan Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Wagub Nyanyang Haris Pratamura(Foto:Diskominfo)

Kepri–Spektroom : Komintmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama dengan PT Taspen tentang penyelenggaraan produk asuransi bagi ASN.

Penandatanganan kerja sama tersebut disejalankan dengan pembukaan Taspen Safety Day 2026 yang digelar di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura dan Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Misni, serta jajaran TASPEN Group.

Jumlah ASN di lingkungan Pemprov Kepri mencapai 12.472 orang, terdiri atas 4.672 PNS dan 7.800 PPPK, termasuk didalamnya tenaga paruh waktu.

Kerjasama ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan instrumen perlindungan dan kesiapan finansial bagi ASN, tidak hanya selama menjalankan tugas, tetapi juga dalam mempersiapkan kehidupan setelah memasuki masa purna tugas.

Gubernur Ansar mengatakan, ASN merupakan bagian penting dalam memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik berjalan dengan baik. Karena itu, perhatian terhadap kesejahteraan, keamanan, masa depan, dan keluarga ASN harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan profesionalisme dan dedikasi aparatur.

“Kalau kita berbicara persoalan ASN, kalau kita kaitkan dengan etos kerja, profesionalisme, integritas, dedikasi dan kompetensi, tentu hal ini sangat berbanding lurus dengan kehidupan ASN itu sendiri. Baik jaminan keamanan, jaminan masa tua maupun jaminan kebahagiaan keluarga,” ujar Ansar.

Menurut Ansar, keberadaan TASPEN Group saat ini juga terus berkembang. Jika sebelumnya TASPEN lebih dikenal melalui program tabungan hari tua dan pensiun, kini berbagai inovasi dikembangkan untuk memberikan perlindungan yang lebih luas bagi ASN.

“Taspen terus berinovasi mengembangkan karya-karyanya untuk menjamin para ASN, baik di masa mereka masih bertugas maupun di saat nanti purna tugas,” katanya.

Ia meminta agar kerja sama yang telah dibangun bersama TASPEN Group benar-benar diimplementasikan dan manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh ASN di Kepri.

“Saya kira acara ini jangan kita jadikan sebagai ajang seremonial saja. Yang penting implementasinya nanti harus kita laksanakan bersama-sama. Saya minta Pak Wagub untuk mengkoordinir ini agar program perlindungan terhadap PNS ini harus kita maksimalkan di Provinsi Kepri,” tegasnya.

Ansar juga mendorong agar skema perlindungan melalui produk TASPEN, termasuk TASPEN Life, dapat dieksplorasi lebih mendalam sehingga ASN memperoleh manfaat dan jaminan lanjutan yang lebih besar di masa mendatang.

Ia meminta jajaran Pemprov Kepri bersama TASPEN melakukan kajian terhadap berbagai manfaat yang dapat diperoleh ASN melalui program tersebut, sekaligus memastikan aparatur memahami kembali hak dan jaminan yang telah mereka miliki.

“Nanti Pak Wagub bisa mengkoordinir agar mereka juga ikut skema TASPEN Life, sehingga ada jaminan-jaminan lanjutan yang lebih besar yang akan mereka terima ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Operasional PT TASPEN (Persero) Tribuna Phitera Djaja  mengatakan, kegiatan Taspen Safety Day tidak dilaksanakan di seluruh Provinsi dan Kepri menjadi salah satu daerah yang dipercaya sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Melalui kegiatan Taspen Safety Day ini kami sebagai pengelola jaminan kecelakaan kerja ingin mendorong peningkatan kesadaran dan pentingnya keselamatan kerja,” jelasnya.

Ia menambahkan, TASPEN akan terus berupaya mengembangkan berbagai program perlindungan bagi ASN, termasuk memperluas manfaat yang dapat diterima aparatur sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Berita terkait

ISPU Capai 135 Kategori Tidak Sehat, Sawahlunto Perpanjang Belajar dari Rumah hingga 12 September

ISPU Capai 135 Kategori Tidak Sehat, Sawahlunto Perpanjang Belajar dari Rumah hingga 12 September

Sawahlunto-Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto memperpanjang kebijakan belajar dari rumah bagi seluruh peserta didik di daerah itu menyusul masih tingginya tingkat pencemaran udara akibat kabut asap. Pada 10 September 2026, nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Sawahlunto tercatat mencapai 135 atau masuk kategori Tidak Sehat. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat

Riswan Idris, Rafles
Edukasi Kesehatan Semenjak Usia  Dini, TP PKK Batang Gelar Lomba Cerdas Cermat Dokter Kecil

Edukasi Kesehatan Semenjak Usia Dini, TP PKK Batang Gelar Lomba Cerdas Cermat Dokter Kecil

Batang-Spektroom: Guna mendorong pelajar sekolah dasar membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kesehatan diri dan lingkungan sejak dini, Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang memperkuat edukasi kesehatan bagi anak melalui Lomba Cerdas Cermat (LCC) Dokter Kecil. Sebanyak 15 kecamatan mengikuti LCC yang diinisiasi Kelompok Kerja (Pokja)

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas