Pemprov Maluku Berikan Apresiasi kepada Kafilah Berprestasi MTQ Nasional

Pemprov Maluku Berikan Apresiasi kepada Kafilah Berprestasi MTQ Nasional, Sekda: Jadikan Prestasi Sebagai Motivasi untuk terus berkembang

Pemprov Maluku Berikan Apresiasi kepada Kafilah Berprestasi MTQ Nasional
Sekda Maluku memberi bonus dan penghargaan kepada Kafila MTQ. (Dok foto Diskominfo.).

Ambon-Spektroom: Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi dan perjuangan membawa nama baik daerah, Pemerintah Provinsi Maluku Bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil.Quran ( LPTQ) Provinsi Maluku memberikan bonus kepada kafilah yang berhasil meraih prestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang.

Penyerahan bonus tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku dalam rangkaian acara penyambutan kepulangan kafilah Maluku di Ruang Pertemuan Grand Avira Ambon, Senin (21/9/2026).

Sebanyak 10 kafilah menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Maluku setelah berhasil memperoleh nilai 90 ke atas berdasarkan penilaian Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI.

Pemberian bonus ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap kerja keras, dedikasi, dan semangat para kafilah, pelatih, serta pendamping yang telah berjuang mengharumkan nama Provinsi Maluku pada ajang keagamaan tingkat nasional tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku menyampaikan bahwa penghargaan yang diberikan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para kafilah untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih baik pada masa mendatang.

“Dengan adanya pemberian bonus ini, kami berharap dapat memberikan semangat tambahan kepada para kafilah untuk terus berlatih, mengembangkan kemampuan, dan menjadi lebih baik lagi ke depannya,” ujar Sekda.

Sekda juga menekankan tiga hal penting yang perlu menjadi perhatian para kafilah dan seluruh generasi Qur’ani di Maluku.

Pertama, menjadikan pengalaman mengikuti MTQ Nasional sebagai pembelajaran dan motivasi untuk terus berkembang. Kedua, menjaga serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga, memperkuat pembinaan dan pengembangan potensi generasi Qur’ani di Provinsi Maluku.

Menurutnya, keberhasilan dalam ajang MTQ tidak hanya ditentukan oleh pencapaian saat perlombaan, tetapi juga melalui proses pembinaan yang konsisten, latihan yang berkelanjutan, serta dukungan dari berbagai pihak.

Pemerintah Provinsi Maluku terus berkomitmen mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan, termasuk melalui penguatan pembinaan qori, qoriah, hafiz, hafizah, dan seluruh cabang musabaqah di tingkat kabupaten/kota.

Foto bersama Sekda Maluku dengan para Kafila Maluku. (Dok foto Diskominfo.).

Melalui apresiasi ini, Pemprov Maluku berharap para kafilah dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai, mempelajari, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an, sekaligus membawa nama baik Maluku pada berbagai ajang nasional di masa mendatang. (Yan.L)

Berita terkait

Camat dan Lurah Diminta Responsif, Respati Soroti Percepatan Pencairan DPK

Camat dan Lurah Diminta Responsif, Respati Soroti Percepatan Pencairan DPK

Surakarta – Spektroom: Wali Kota Surakarta Respati Ardi menegaskan camat dan lurah merupakan ujung tombak Pemerintah Kota Surakarta yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, komunikasi, koordinasi, dan kecepatan dalam menyelesaikan persoalan menjadi bagian penting dalam pelayanan pemerintahan. Hal tersebut disampaikan Respati dalam Rapat Koordinasi Camat dan Lurah se-Kota Surakarta di

Ciptati Handayani, Bian Pamungkas
Atasi Penyakit Sosial, Bodewin :  Pemkot Tak Bisa Bekerja Sendiri

Atasi Penyakit Sosial, Bodewin : Pemkot Tak Bisa Bekerja Sendiri

Ambon -Spektroom : Pemerintah Kota Ambon mengakui penanganan berbagai penyakit sosial masyarakat tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Persoalan tersebut dinilai berkaitan erat dengan perilaku, lingkungan keluarga, serta keterlibatan masyarakat dalam melakukan pengawasan. Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena menyampaikan hal itu kepada wartawan di depan Balai Kota Ambon, Senin (21/

Eva Moenandar, Bian Pamungkas