Pengamat UNS : Lansia Bukan Sebatas Perlu Dilayani Tetapi Butuh Ruang Berkarya.

Pengamat UNS : Lansia Bukan Sebatas Perlu Dilayani Tetapi Butuh Ruang Berkarya.
Moment Hari Hari lansia, Dibutuhkan Dukungan Dalam Pemberdaan lansia ( dok : Freepik)

Spektroom - Memperingati hari lansia Internasional 1 Oktober, menjadi pengingat Lansia bukan sekadar kelompok yang perlu dilayani, tetapi juga memiliki ruang untuk tetap berkarya sesuai kemampuan.

Dimimta tanggapan, Pengamat Sosial Budaya Universitas Sebelas Maret - UNS Surakarta, Prof. Bani Sudardi, menegaskan pemberdayaan lansia harus berjalan seimbang dengan pemenuhan hak-hak dasar mereka, mulai dari pelayanan kesehatan, fasilitas publik, hingga kesempatan sosial.

“Lansia itu ada dua sisi. Pertama sisi yang harus dilayani, kedua sisi yang bisa tetap berperan. Tapi pelayanan bagi lansia di masyarakat maupun pemerintah saat ini masih belum maksimal,” Ungkap Prof Bani

Dicontohkan Prof Bani Pelayanan dikereta api kursi khusus yang disediakan untuk lansia sering ditempati anak muda, sementara lansia justru berdiri tanpa mendapat prioritas. Kondisi tersebut sebagai bukti hak lansia belum sepenuhnya diutamakan dan dihargai.

Prof. Bani juga memberikan contoh di negara lain, seperti Singapura, lansia diberi kesempatan bekerja di bidang ringan, seperti pelayanan kebersihan bandara yang membuktikan lansia mendapat ruang dan akan merasa berguna karena tetap aktif bersosialisasi.

Senada dengan itu, Plh Ketua PMI Kota Surakarta, Soemartono Hadinoto, menilai pemberdayaan lansia juga perlu diwadahi melalui fasilitas khusus, salah satunya Griya Lansia yang dikelola PMI.

Menurutnya, banyak lansia yang ditinggal keluarga karena kesibukan anak-anak, sehingga rawan kesepian dan cepat mengalami demensia.

“Di Griya Lansia, mereka bisa bertemu teman sebaya, berkomunikasi, bernostalgia, dan itu menjaga kesehatan mental maupun fisik. Harapannya mereka tetap ceria, tidak gampang pikun, dan bisa beraktivitas sesuai kemampuannya,” ujar Soemartono.

Moment Peringatan Hari lansia diharapkan berbagai pihak termasuk Pemerintah lebih serius mendukung pemberdayaan lansia, termasuk melalui klub-klub lansia sehat, pelatihan kognitif, hingga kegiatan sosial yang bisa menjaga mereka tetap aktif.

Dengan begitu, lansia bukan hanya menikmati hari tua dengan nyaman, tetapi juga tetap berdaya dan berkontribusi bagi masyarakat. (Dan)

Berita terkait

Masuk Nominator Hoegeng Awards 2026, Kapolda Maluku Minta Personel Contoh Iptu Bastian

Masuk Nominator Hoegeng Awards 2026, Kapolda Maluku Minta Personel Contoh Iptu Bastian

Ambon - Spektroom: Kapolda Maluku mengapresiasi masuknya Iptu Bastian Tuhuteru sebagai salah satu dari tiga besar nominator dalam ajang Hoegeng Awards 2026. Pencapaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel Polda Maluku untuk terus meningkatkan pelayanan langsung kepada masyarakat. Keterlibatan aktif tokoh masyarakat dan pejabat negara dalam proses penilaian menunjukkan

Eva Moenandar
Pramono Tegaskan Budaya Betawi Jadi Fondasi Jakarta Menuju Kota Global

Pramono Tegaskan Budaya Betawi Jadi Fondasi Jakarta Menuju Kota Global

Jakarta – Spektroom : Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menempatkan budaya Betawi sebagai fondasi utama dalam pembangunan Jakarta menuju kota global. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kebijakan yang memperkuat identitas budaya, memperluas ruang ekspresi masyarakat Betawi, hingga penataan kelembagaan adat. Pernyataan itu disampaikan Pramono

Irvan Idris Saleh
ссс