Trending

Perayaan Imlek bagian Budaya Nasional

Imlek

Perayaan Imlek bagian Budaya Nasional
Budayawan Dayak, Marselinus Mian kiri. Foto : Sartiman

Spektroom – Perayaan Tahun Baru Imlek 2026, sebagai simbol keterbukaan Indonesia dalam merawat keberagaman. Tokoh budaya Kabupaten Landak, Marselinus Mian, menyebut Imlek bukan sekadar ritual etnis, melainkan bagian utuh dari kekayaan budaya nasional yang memperkuat rumah kebangsaan.

Berbicara kepada Spektroom, Selasa (17/02/2026), Mian menekankan setiap tradisi yang hidup di Indonesia membawa nilai kebaikan universal yang memanusiakan manusia.

“Manusia hadir di muka bumi bukan dalam ruang hampa, tetapi dalam ruang dan waktu yang sarat nilai kebaikan. Nilai kebaikan adalah hak setiap penganut untuk menjalaninya dengan baik, yang mengantarkannya menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain,” ujar Mian.

Nilai-nilai itu melampaui batas suku, agama, dan latar belakang budaya. Imlek, adalah refleksi kebersamaan dan harmoni dalam kehidupan berbangsa.

Sebagai Panglima Perguruan Budaya Ritual Tambak Baya dan Mangkok Merah, Marselinus Mian juga menyatakan komitmennya untuk menjaga keamanan dan kelancaran perayaan Imlek 2026 di Kalimantan Barat hingga Sarawak. Kolaborasi lintas komunitas dan wilayah terus diperkuat demi menciptakan suasana damai.

Ia juga menyebut pasukan Mangkok Merah se-Borneo, termasuk dari Sarawak, siap mendukung pengamanan perayaan ibadah puasa dan Idul Fitri, sebagai bentuk solidaritas lintas iman.

Harmoni budaya bukan sekadar slogan, melainkan kondisi nyata ketika perbedaan suku, agama, tradisi, dan pola pikir dihargai dan dipertemukan dalam kerja sama. Harmoni budaya mencerminkan toleransi dan kerja sama untuk mencapai kesejahteraan bersama.

Di tengah dinamika sosial yang terus bergerak, pesan itu menjadi pengingat keberagaman bukan ancaman, melainkan fondasi kuat bagi Indonesia untuk tetap berdiri sebagai bangsa yang majemuk dan berkeadaban.

Imlek adalah perayaan tahun baru kalender lunar untuk bersyukur atas berkah, menghormati leluhur, serta momen reuni keluarga demi mempererat Silaturahmi. Melambangkan awal kehidupan baru, harapan kemakmuran, keberuntungan, dan pembinaan diri menuju arah lebih baik, sering ditandai tradisi merah, angpao, dan doa bersama. 

Berita terkait

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP
Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles