Trending

Peringati Donor Darah Sedunia, UPD RS M. Jamil Padang Gelar Donor Darah Disela "Car Free Day"

Peringati Donor Darah Sedunia, UPD RS M. Jamil Padang Gelar Donor Darah Disela "Car Free Day"
Seorang pengunjung CFD mendonorkan darahnya pada peringatan donor darah sedunia, di Padang (Foto: Diah Utami/Spektroom)

Padang-Spektroom : Kekurangan stok darah untuk memenuhi kebutuhan pasien, masih menjadi persoalan di sejumlah rumah sakit di Kota Padang, salah satunya Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M. Jamil Padang, Provinsi Sumatera Barat.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Unit Pengelola Darah (UPD) RS M. Jamil Padang, Zelly Dia Rofinda mengatakan, secara berkala pihaknya, selalu melaksanakan aksi sosial donor darah di berbagai kampus dan instansi.

Pada momen peringatan Hari Donor Darah Sedunia yang diperingati setiap 14 Juni, UPD Rumah Sakit M. Jamil Padang juga menggelar kegiatan donor darah.

Aksi sosial tersebut berlangsung di kantor Dharma Wanita Persatuan Kota Padang, Minggu, (14/06/2026).

Menurut Zelly, kegiatan ini menjadi sarana sosialisasi manfaat donor darah kepada masyarakat.

Sebab minat masyarakat untuk mendonorkan darah masih perlu terus ditingkatkan.

“Kebutuhan darah di Rumah Sakit M. Jamil setiap bulan mencapai sekitar 6.000 hingga 7.000 kantong. Kebutuhan tersebut belum dapat dipenuhi sepenuhnya oleh UPD rumah sakit sehingga sebagian pasokan masih dibantu PMI. Oleh karena itu kami sering menggelar aksi donor darah juga,” tuturnya.

Zelly menuturkan, kegiatan donor darah dalam memperingati Hari Donor Darah Sedunia kali ini ditargetkan mampu mengumpulkan 70 kantong darah.

Ke depan, layanan donor darah di sela kegiatan hari bebas berkendara (car free day) direncanakan menjadi agenda rutin dan dipublikasikan lebih luas agar menarik lebih banyak pendonor.

Ia menambahkan, donor darah bukan hanya untuk mengganti darah yang hilang pada pasien. Transfusi darah juga berperan penting dalam membantu proses pengobatan dan penyembuhan berbagai penyakit.

“Banyak penyakit tertentu membutuhkan suplai darah untuk penyembuhan. Misalnya, ketika kadar hemoglobin pasien tidak mencukupi, pengobatan tertentu tidak dapat dilakukan sehingga diperlukan transfusi darah,” ujarnya.

Selain bermanfaat bagi pasien, donor darah juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor.

Orang yang rutin mendonorkan darah umumnya merasa tubuh lebih segar karena tubuh akan membentuk sel darah baru, ditambah adanya pemeriksaan kesehatan sebelum donor sebagai bagian dari proses skrining.

Berita terkait

Gubernur Mirza Hari Ini Lantik Bupati Lampung Tengah dan Wagub Jihan Ikuti Rakor PJU di Jakarta

Gubernur Mirza Hari Ini Lantik Bupati Lampung Tengah dan Wagub Jihan Ikuti Rakor PJU di Jakarta

Bandarlampung - Spektroom: Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum & Politik Yanyan Ruchyansah pukul 08.00, Selasa 3 November 2026, diagendakan memimpin Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Lampung mengikuti secara virtual Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2026, yang dirangkai dengan Pembahasan Kolaborasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia

Anggoro AP
Pemerintah Jadikan  Koperasi Sebagai Instrumen Penting Perekonomian Nasional

Pemerintah Jadikan  Koperasi Sebagai Instrumen Penting Perekonomian Nasional

Denpasar – Spektroom :  Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA UNPAD) Ferry Juliantono menegaskan,  Pemerintah menjadikan koperasi sebagai instrumen penting perekonomian nasional lewat program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), mulai dari pembentukan badan usaha hingga pembangunan fisik dan pengoperasiannya. Penegasan tersebut disampaikan saat  mengukuhkan Pengurus IKA UNPAD Provinsi Bali di

Nurana Diah Dhayanti
2 | 5     LAMPBerdasarkan analisis angin gradien 3000 feet tanggal 01 November 2026 Jam 19.00 WIB, angin dominan dari arah Tenggara-Selatan dengan kecepatan angin di wilayah Jawa

BMKG Juanda Peringatkan Cuaca Ekstrem di 21 Wilayah Jawa Timur hingga 9 November

Sidoarjo-Spektroom : Masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Timur diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan berlangsung pada 2 hingga 9 November 2026. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir, banjir bandang, tanah longsor hingga angin kencang. Peringatan tersebut disampaikan Stasiun Meteorologi Kelas

Bian Pamungkas