Trending

Pimpin Rakor Kepala Daerah, Gubernur Mirza Tekankan Perkuat Kemandirian Fiskal

Pimpin Rakor Kepala Daerah, Gubernur Mirza Tekankan Perkuat Kemandirian Fiskal
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal (nomor 3 dari kiri) Pimpin Rakor Kepala Daerah (Foto Spektroom).

Bandarlampung -Spektroom: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal, Senin, 9 Maret 2026,  memimpin  Rapat Koordinasi Kepala Daerah, berlangsung di Gedung Pusiban, kompleks Kantor Gubernur Lampung, di Bandarlampung.



Melalui Rakor bersama seluruh kepala daerah se-Lampung, Gubernur Mirza mendorong kolaborasi kuat demi pembangunan yang lebih merata dan berdampak langsung ke masyarakat. Sinergi jadi fondasi, kesejahteraan jadi tujuan. 

Menurut Mirza, upaya memperkuat kemandirian fiskal, mengoptimalkan pendapatan dan menanamkan kualitas belanja adalah langkah konkrit dalam menjaga kesenambungan Pembangunan Daerah.

"Jika ibadah puasa bertujuan untuk membentuk pribadi yang bertaqwa maka pengelolaan keuangan yang efektif dan transparan bertujuan untuk membentuk pemerintahan yang berwibawa dan dipercaya oleh masyarakat" ujar Gubernur berilustrasi, Senin (9/3/2026).

audio-thumbnail
Voice Gub Rakor Kepda
0:00
/150.957007

Pada bagian lain sambutannya, Gubernur Mirza menyampaikan dengan kondisi Global dunia yang terus berubah,  begitu pula dengan arsitektur keuangan daerah dan  terbitnya undang-undang Nomor 1 tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD) merupakan transformasi pengelolaan keuangan


"Undang-undang ini juga tidak sekedar merubah mengubah regulasi, tapi juga mengubah paradigma. Kita tidak lagi bergantung pada Dana Transfer Daerah (DTD) namun dituntut untuk melepaskan ketergantungan fiskal dan  berdiri melalui kemandirian fiskal." terangnya lagi.


Oleh karenanya, lanjut Gubernur,  Koordinasi dan kolaborasi yang solid menjadi pondasi utama mengatasi berbagai tantangan pembangunan. 

Rakor ini sekaligus menguatkan sinergi antara Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota demi mempercepat tercapainya kesejahteraan masyarakat. 


Diakhir sambutannya, Gubernur Mirza menjelaskan rakor ini bertujuan untuk menyinkronkan program kerja antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, menyamakan visi dan misi pembangunan antar daerah dan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. 


Pada sesi diskusi terungkap sejumlah kepala daerah yang ada di Provinsi Lampung mengeluhkan sulitnya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) karena terbatasnya sumber pajak dan retribusi yang dapat dikelola pemerintah kabupaten. 

Kondisi tersebut dinilai membuat kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan, khususnya infrastruktur, menjadi sangat terbatas. 

Bupati Tulang Bawang, Qodratul Ikhwan mengatakan, potensi pendapatan daerah di wilayahnya masih sangat minim. 


Keluhan serupa juga disampaikan Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, rendahnya kontribusi PAD terhadap APBD membuat struktur anggaran daerah menjadi tidak ideal. 

Ela menjelaskan, hasil evaluasi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menunjukkan bahwa persentase PAD terhadap APBD di sejumlah kabupaten masih sangat rendah, sehingga belanja pegawai menjadi relatif tinggi. 

"Persentase PAD terhadap APBD masih sangat rendah. Akhirnya belanja pegawai yang di atas 30 persen masih terjadi," kata Ela. (@Ng).

Berita terkait

Gubernur Mirza Hari Ini Lantik Bupati Lampung Tengah dan Wagub Jihan Ikuti Rakor PJU di Jakarta

Gubernur Mirza Hari Ini Lantik Bupati Lampung Tengah dan Wagub Jihan Ikuti Rakor PJU di Jakarta

Bandarlampung - Spektroom: Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum & Politik Yanyan Ruchyansah pukul 08.00, Selasa 3 November 2026, diagendakan memimpin Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Lampung mengikuti secara virtual Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2026, yang dirangkai dengan Pembahasan Kolaborasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia

Anggoro AP
Pemerintah Jadikan  Koperasi Sebagai Instrumen Penting Perekonomian Nasional

Pemerintah Jadikan  Koperasi Sebagai Instrumen Penting Perekonomian Nasional

Denpasar – Spektroom :  Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA UNPAD) Ferry Juliantono menegaskan,  Pemerintah menjadikan koperasi sebagai instrumen penting perekonomian nasional lewat program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), mulai dari pembentukan badan usaha hingga pembangunan fisik dan pengoperasiannya. Penegasan tersebut disampaikan saat  mengukuhkan Pengurus IKA UNPAD Provinsi Bali di

Nurana Diah Dhayanti
2 | 5     LAMPBerdasarkan analisis angin gradien 3000 feet tanggal 01 November 2026 Jam 19.00 WIB, angin dominan dari arah Tenggara-Selatan dengan kecepatan angin di wilayah Jawa

BMKG Juanda Peringatkan Cuaca Ekstrem di 21 Wilayah Jawa Timur hingga 9 November

Sidoarjo-Spektroom : Masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Timur diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan berlangsung pada 2 hingga 9 November 2026. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir, banjir bandang, tanah longsor hingga angin kencang. Peringatan tersebut disampaikan Stasiun Meteorologi Kelas

Bian Pamungkas