Trending

Polisi Cek Lokasi Video Viral Dugaan Pembakaran Lahan di Mempawah

Polisi Cek Lokasi Video Viral Dugaan Pembakaran Lahan di Mempawah
Tim Inafis Satreskrim bersama personel Polsek Mempawah Hilir diterjunkan ke lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti-bukti awal. Foto : Humas Polres Mempawah.

Mempawah - Spektroom : Video yang diduga memperlihatkan aktivitas pembakaran lahan di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, viral di media sosial dan memicu perhatian publik.

Di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih membayangi sejumlah wilayah Kalbar, rekaman tersebut langsung ditindak lanjuti aparat kepolisian.

Polres Mempawah memastikan telah memulai penyelidikan untuk mengungkap fakta di balik video yang beredar luas tersebut.

Tim Inafis Satreskrim bersama personel Polsek Mempawah Hilir diterjunkan ke lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti-bukti awal.

Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto mengatakan pihaknya tidak ingin terburu-buru menyimpulkan isi video sebelum seluruh fakta di lapangan terverifikasi.

“Untuk memastikan fakta yang sebenarnya, kami melakukan olah TKP terlebih dahulu.

Kami ingin melihat langsung kondisi lokasi dan mengumpulkan bukti yang ada, termasuk saksi maupun keterangan lain yang diperlukan,” kata Ade Chandra dalam keterangan yang diterima, Senin (21/09/2026).

Menurut Ade, video yang beredar saat ini baru menjadi petunjuk awal bagi penyidik.

Karena itu, polisi masih melakukan serangkaian pendalaman untuk memastikan apakah benar terjadi aktivitas pembakaran lahan sebagaimana yang dipersepsikan publik dari tayangan tersebut.

Penyidik, kata dia, akan mencocokkan rekaman video dengan kondisi di lokasi, memeriksa saksi-saksi yang mengetahui kejadian, serta mengumpulkan dokumentasi dan bukti pendukung lainnya.

“Video yang beredar di media sosial menjadi informasi awal bagi kami. Selanjutnya akan kami cek dan dalami di lapangan. Semua harus berdasarkan fakta dan bukti,” ujarnya.

Langkah cepat kepolisian dilakukan karena isu pembakaran lahan menjadi perhatian serius selama musim kemarau.

Aktivitas pembakaran, baik disengaja maupun karena kelalaian, berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas dan memperburuk kualitas udara.

Meski demikian, Ade menegaskan proses penyelidikan masih berjalan dan belum ada kesimpulan resmi terkait dugaan pelanggaran hukum dalam kasus tersebut.

Polisi meminta masyarakat tidak membangun asumsi atau menghakimi pihak tertentu sebelum hasil pemeriksaan selesai.

“Kami akan bekerja secara profesional dan sesuai prosedur, serta akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Polres Mempawah memastikan seluruh informasi yang diterima dari masyarakat, termasuk yang berasal dari media sosial, akan ditindak lanjuti secara serius.

Namun setiap temuan tetap harus melalui proses pembuktian yang dapat dipertanggung jawabkan secara hukum.

Hingga saat ini Polisi masih melakukan pendalaman dan pengumpulan keterangan terkait lokasi yang diduga terekam dalam video viral tersebut.
Hasil penyelidikan akan menjadi dasar untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Berita terkait

Menkop Dorong UNITA Jadi Pusat Pengembangan SDM dan Ekonomi Berbasis Koperasi

Menkop Dorong UNITA Jadi Pusat Pengembangan SDM dan Ekonomi Berbasis Koperasi

Tapanuli Utara — Spektroom : Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mendorong penguatan kolaborasi antara Kementerian Koperasi, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan organisasi kemasyarakatan untuk mendukung pengembangan pendidikan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat di kawasan Danau Toba melalui koperasi. Hal tersebut disampaikan Menkop Ferry saat menghadiri kuliah umum bertajuk “From Campus To Future: Menyiapkan

Nurana Diah Dhayanti
Angin Kencang Sejumlah Perairan di Maluku Utara Masih Berpotensi Terjadi Gelombang Tinggi, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Angin Kencang Sejumlah Perairan di Maluku Utara Masih Berpotensi Terjadi Gelombang Tinggi, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Ternate-Spektroom : Sejumlah perairan di wilayah Provinsi Maluku Utara diprediksi masih mengalami gelombang tinggi akibat angin kencang, yang harus diwaspadai akibat pengaruh angin kencang. BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi pada sebagian besar perairan di Wilayah Maluku Utara dalam empat hari ke depan

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Salurkan Masker Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di Ternate, Kemenag Ingatkan Amanah Menjaga Alam

Salurkan Masker Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di Ternate, Kemenag Ingatkan Amanah Menjaga Alam

Ternate–Spektroom : Kepulan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah titik di Kota Ternate sejak awal Oktober 2026 mulai dirasakan masyarakat. Kondisi musim kemarau dan kekeringan berkepanjangan membuat vegetasi di kawasan hutan mengering dan lebih mudah terbakar. Di tengah upaya Pemerintah Kota Ternate bersama berbagai pihak

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Kapolres Tabalong Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas, Hadir Layani Masyarakat

Kapolres Tabalong Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas, Hadir Layani Masyarakat

Tabalong–Kalsel-Spektroom : Sebagai wujud nyata kehadiran Polri bersama masyarakat, Polres Tabalong terus memberikan pelayanan secara langsung melalui kegiatan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan, guna menciptakan keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas bagi masyarakat, Selasa (6/10/2026). Kegiatan pengaturan lalu lintas tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres

Junaidi, Julianto