Program 1.000 Hari Pertama Kehidupan Prioritas Utama di Halmahera Barat

Program 1.000 Hari Pertama Kehidupan Prioritas Utama di Halmahera Barat
Monitoring dan evaluasi Capaian Program Prioritas Nasional 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) pada Tenaga Lini Lapangan di Kabupaten Halmahera Barat (Foto:BKKBN Malut)

Spektroom — Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Provinsi Maluku Utara melakukan Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Capaian Program Prioritas Nasional 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) pada Tenaga Lini Lapangan di Kabupaten Halmahera Barat, Jumat (24/10/2025)
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari Program Prioritas Nasional (Pro-PN) yang bertujuan untuk memperkuat promosi dan implementasi intervensi 1.000 HPK di Provinsi Maluku Utara, serta mengoptimalkan pemanfaatan Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) untuk penggerakan masyarakat.
Kegiatan dibuka Kepala Dinas Kependudukan dan Keluarga Berencana Kabupaten Halmahera Barat, Rosfince Kalengit, S.Kep, dan dihadiri Ketua Tim Kerja Ketahanan Keluarga Balita dan Anak Kemendukbangga/BKKBN Maluku Utara, Penyuluh Lapangan KB se-Kecamatan Jailolo, serta unsur pemerintah daerah setempat.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara, dr. Victor Palimbong, M.K.M., AIFO-K, menyampaikan komitmen kuat untuk terus memperkuat implementasi Program 1.000 HPK di seluruh wilayah Maluku Utara sebagai langkah strategis dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Ketahanan Keluarga Balita dan Anak, Rosfiati Thamrin, menyampaikan bahwa berdasarkan target nasional, sebanyak 38.978 keluarga di Provinsi Maluku Utara telah terpapar promosi 1.000 HPK. Khusus untuk Kabupaten Halmahera Barat, capaian promosi telah mencapai 100% dari target provinsi, yang menurutnya merupakan pencapaian luar biasa berkat kerja keras tenaga lini lapangan dan dukungan lintas sektor.
Dalam kesempatan yang sama, Rosfince Kalengit menegaskan bahwa keberhasilan program 1.000 HPK di Halmahera Barat merupakan bentuk nyata dari komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan—mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, penyuluh KB, hingga masyarakat.
“Tercapainya program 1.000 HPK ini adalah hasil sinergi dan kesadaran bersama untuk mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting,” tegasnya.
Kegiatan Monitoring dan Evaluasi ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, mengidentifikasi kendala di lapangan, dan merumuskan langkah-langkah strategis dalam mempercepat pencapaian target 1.000 HPK di Maluku Utara.

Berita terkait

IPB University Kirim Tim Ekspedisi Patriot 2026 ke Sijunjung, Dampingi Hilirisasi Sawit di Kawasan

IPB University Kirim Tim Ekspedisi Patriot 2026 ke Sijunjung, Dampingi Hilirisasi Sawit di Kawasan

Sijunjung–Spektroom : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sijunjung, Sumatera Barat, menyambut sekaligus melepas keberangkatan Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 dari IPB University yang menjalankan program pengabdian masyarakat selama empat bulan di Kawasan Transmigrasi Muara Takung, Kecamatan Kamang Baru. Prosesi penyambutan dan pelepasan berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung, Senin (3/

Riswan Idris, Bian Pamungkas
Perkuat Sinergi Keselamatan, KAI Daop 6 Yogyakarta Resmikan Operasional JPL 707 Sentolo–Rewulu

Perkuat Sinergi Keselamatan, KAI Daop 6 Yogyakarta Resmikan Operasional JPL 707 Sentolo–Rewulu

Bantul – Spektroom : PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Pemerintah Kabupaten Bantul, dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Sedayu mengoperasikan Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 707 di petak jalan rel Sentolo (STL)–Rewulu (RWL), Senin (3/8/2026). Peresmian tersebut menjadi wujud sinergi

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Deepfake dan Hoaks Jadi Tantangan Baru KIP 2026-2030, Meutya Hafid Targetkan Indeks Keterbukaan Tembus 75

Deepfake dan Hoaks Jadi Tantangan Baru KIP 2026-2030, Meutya Hafid Targetkan Indeks Keterbukaan Tembus 75

Jakarta-Spektroom : Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid secara resmi mengambil sumpah jabatan dan mengukuhkan tujuh anggota Komisi Informasi Pusat (KIP) Periode 2026–2030 di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2026). Dalam sambutannya, Meutya menegaskan penguatan keterbukaan informasi publik menjadi semakin krusial di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Rafles
ссс