PSM Paranada Insani UIN Saizu Raih Medali Emas di Festival Paduan Suara Internasional
Purwokerto-Spektroom : Kedisiplinan, kekompakan, dan latihan menjadi bekal Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Paranada Insani Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto meraih medali emas dalam ajang 6th International Bandung Choral Festival (IBCF) 2026.
Prestasi tersebut diraih pada kategori Vocal Group dalam kompetisi yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat, pada 11–14 Oktober 2026. Capaian ini menjadi hasil dari proses persiapan bersama sekaligus pengalaman bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan seni vokal di tingkat internasional.
Pembina UKM PSM Paranada Insani, Dr. Fajry Sub'haan Syah Sinaga, mengatakan medali emas bukanlah akhir perjalanan kelompok paduan suara tersebut. Menurutnya, pencapaian itu justru menjadi awal untuk terus memperbaiki kualitas diri, baik dalam bermusik maupun membangun karakter.
“Ini bukanlah akhir, tetapi ini awal dari perjalanan kita untuk terus membenahi pernak-pernik yang lain, seperti disiplin, tanggung jawab, dan percaya diri untuk membentuk karakter yang baik. Paranada Insani bisa, UIN Saizu mendunia,” ujarnya.
Ia menekankan, keberhasilan dalam kompetisi perlu diimbangi dengan pembentukan sikap dan tanggung jawab setiap anggota. Dengan begitu, mahasiswa tidak hanya mampu menampilkan kualitas vokal yang baik, tetapi juga menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.
Sebelum mengikuti kompetisi, para anggota Paranada Insani menjalani persiapan bersama di Bandung. Proses tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi, membangun kekompakan, serta menyelaraskan kemampuan vokal setiap anggota sebelum tampil di kategori Vocal Group.
Persiapan itu juga menjadi ruang belajar bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan kompetisi. Selain mengasah kemampuan musikal, mereka dituntut menjaga komitmen, bekerja sama, dan mengelola diri agar dapat tampil secara optimal.
Wakil Rektor III UIN Saizu Purwokerto, Prof. Sunhaji, mengapresiasi pencapaian tersebut. Ia menyebut keberhasilan meraih medali emas merupakan hasil kerja keras, dedikasi, latihan, dan kekompakan tim.
Sunhaji berharap prestasi itu mendorong mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi dan berani mengikuti kompetisi yang memperluas pengalaman serta wawasan.
Perolehan medali emas IBCF 2026 diharapkan menjadi pijakan bagi Paranada Insani untuk meningkatkan kualitas penampilan dan meraih prestasi berikutnya. Lebih dari sekadar penghargaan, pengalaman tersebut menjadi bekal mahasiswa untuk tumbuh melalui seni, kerja sama, dan pembentukan karakter.