Ramlan Nurmatias, APBD Menurun Bukan Alasan Tidak Membangun Kota Bukittinggi

Ramlan Nurmatias, APBD Menurun Bukan Alasan Tidak Membangun Kota Bukittinggi
Foto : Apel gabungan hari pertama kerja thn 2026 di lingkungan pemko bikittinggi.( dok.diskominfo bkt )

Spektroom - Pemerintah Kota Bukittinggi menetapkan penataan pasar dan persiapan menyambut bulan suci Ramadhan sebagai fokus utama program kerja tahun 2026.


Hal itu disampaikan Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, saat memimpin apel gabungan awal tahun di lingkungan Pemko Bukittinggi, Jumat (02/01.26) di halaman Balai Kota. Apel gabungan tersebut diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Bukittinggi, termasuk jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Dalam arahannya, Ramlan menyampaikan bahwa berbagai program pembangunan telah disiapkan untuk tahun 2026. Ia meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) melaksanakan program sesuai tugas dan fungsi masing-masing, serta menyampaikan laporan kinerja secara rutin setiap bulan sebagai bahan evaluasi bersama.

Memasuki awal tahun 2026, Ramlan menegaskan Pemko Bukittinggi akan memprioritaskan penataan pasar. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus menciptakan ketertiban, kenyamanan, dan memperkuat perekonomian masyarakat.

"Terkait APBD yang mengalami penurunan, hal itu tidak boleh menjadi alasan untuk tidak membangun Kota Bukittinggi. Pembangunan harus tetap berjalan sesuai dengan program prioritas yang telah ditetapkan,” tegas Ramlan.


Ia juga mengingatkan seluruh jajaran Pemko Bukittinggi agar terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, aparatur pemerintah harus mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.

”Kita mengingatkan seluruh jajaran Pemko Bukittinggi untuk terus menjadi solusi bagi masyarakat, meningkatkan kinerja, serta memastikan setiap program dievaluasi demi peningkatan pelayanan dan pembangunan,” ujarnya.

Selain penataan pasar, Pemko Bukittinggi juga mulai melakukan berbagai persiapan menyambut bulan Ramadhan. Ramlan menekankan pentingnya kesiapan kota, terutama dalam pembenahan, pemeliharaan, dan penataan fasilitas umum agar tercipta suasana yang nyaman bagi masyarakat selama Ramadhan.( Rita)



Berita terkait

Pulihkan Ekonomi Petani, Sawahlunto Genjot Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang Jadi Sawah dan Kebun Produktif

Pulihkan Ekonomi Petani, Sawahlunto Genjot Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang Jadi Sawah dan Kebun Produktif

Sawahlunto–Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto mulai mengakselerasi pemulihan ekonomi masyarakat tani melalui program Gerakan Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang (Gerak Lekas). Program ini diharapkan mampu menghidupkan kembali lahan pertanian yang rusak akibat aktivitas pertambangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut disosialisasikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3)

Riswan Idris, Rafles
Pastikan Tak Salah Sasaran, KKP Pelototi Kelayakan Calon Penerima Bantuan di Wringinagung

Pastikan Tak Salah Sasaran, KKP Pelototi Kelayakan Calon Penerima Bantuan di Wringinagung

Jember-Spektroom : Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tampaknya tidak ingin kecolongan dalam menyalurkan program bantuan tematiknya tahun ini. Guna memastikan program strategis negara tersebut jatuh ke tangan yang benar-benar berhak dan produktif, kementerian menerjunkan tim khusus untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) secara ketat dan terperinci di Desa Wringinagung, kecamatan Jombang,

Budi Sucahyono, Julianto
Ternak Masih Berkeliaran di Kawasan Wisata Kandi, Pemkot Sawahlunto Mulai Bersikap Tegas demi Jaga Citra Pariwisata

Ternak Masih Berkeliaran di Kawasan Wisata Kandi, Pemkot Sawahlunto Mulai Bersikap Tegas demi Jaga Citra Pariwisata

Sawahlunto–Spektroom : Upaya Pemerintah Kota Sawahlunto menjaga wajah destinasi wisata kembali diuji. Meski telah berulang kali diimbau, keberadaan ternak yang berkeliaran di kawasan wisata Kandi masih menjadi persoalan yang dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung sekaligus mencoreng citra kota yang menyandang status Warisan Dunia UNESCO. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3)

Riswan Idris, Rafles
ссс