Trending

Realisasi Pendapatan Negara di Sumbar baru Capai Separuh Target

Realisasi Pendapatan Negara di Sumbar baru Capai Separuh Target
Kepala Kanwil DJPb Sumbar, Mohammad Dody Fachrudin (Foto: Humas Kanwil DJPb Sumbar)

Spektroom - Realisasi pendapatan negara di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) hingga 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp4,02 triliun atau 52,37 persen dari target tahun penuh yang mencapai Rp7,68 triliun. Capaian ini mencerminkan pertumbuhan signifikan sebesar 22,58 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Sumbar, Mohammad Dody Fachrudin menyebut kontribusi terbesar berasal dari sektor perpajakan yang dihimpun melalui Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dengan nilai mencapai Rp3,12 triliun atau sekitar 77,59 persen dari total pendapatan. Di dalamnya, penerimaan pajak netto tercatat Rp1,98 triliun atau 35,14 persen dari target tahunan.

“Sektor industri pengolahan masih menjadi tulang punggung penerimaan pajak dengan sumbangan Rp459,61 miliar. Pertumbuhan pajak dalam negeri bruto juga menunjukkan trend positif, naik 6,50 persen dari tahun ke tahun (yoy), menandakan stabilnya kegiatan ekonomi domestik di tengah tantangan global,” ucap Dody, Jumat (1/8/2025).

Penerimaan yang paling mencolok dari perdagangan internasional, khususnya bea keluar, yang melonjak tajam hingga 620,21 persen (yoy). Nilainya mencapai Rp1,13 triliun dan telah melampaui target tahunannya sebesar Rp411,55 miliar, berkat meningkatnya ekspor CPO dan produk turunannya.

Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) turut memberikan kontribusi signifikan dengan realisasi sebesar Rp901,02 miliar atau 55,79 persen dari target 2025. Kenaikan pendapatan BLU sebesar 14,29 persen (yoy) menjadi motor utama pertumbuhan PNBP di semester pertama.

“Trend positif ini mencerminkan sinergi yang kuat antara lembaga fiskal dan pelaku usaha di daerah. Jika dijaga dengan baik, bukan tidak mungkin target pendapatan negara wilayah Sumbar tahun 2025 akan tercapai atau bahkan terlampaui di akhir tahun fiskal,” ujar Dody.

Berita terkait

PLN Gandeng Koperasi Merah Putih, Buka Peluang Usaha Baru di Desa

PLN Gandeng Koperasi Merah Putih, Buka Peluang Usaha Baru di Desa

Klaten-Spektroom : Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berpeluang memperoleh sumber pendapatan baru melalui layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik. PT PLN (Persero) mengembangkan kemitraan dengan koperasi untuk mendekatkan akses layanan kelistrikan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat desa. Penguatan kemitraan tersebut ditinjau langsung oleh Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah

Karindra, Bian Pamungkas
Pemko Tanjungpinang Punya Sejumlah PR yang Harus Segera Diselesaikan

Pemko Tanjungpinang Punya Sejumlah PR yang Harus Segera Diselesaikan

Tanjungpinang–Spektroom : Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyebut persoalan air bersih, penanganan kawasan rawan banjir, infrastruktur jalan, dan lapangan kerja masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Kota Tanjungpinang. “Kita tidak bisa menuntaskan semua persoalan sekaligus, tetapi kita meminimalkan permasalahan,” kata Lis kepada awak media usai mengikuti dialog Tanjungpinang Pagi di RRI

Desmawati, Rafles