Trending

Rektor UNUKASE: Gelar Bukan Akhir, Lulusan Harus Berintegritas dan Mengabdi

Rektor UNUKASE: Gelar Bukan Akhir, Lulusan Harus Berintegritas dan Mengabdi
Rektor UNUKASE dalam kegiatan Wisuda di salah satu hotel berbintang di Kabupaten Banjar Kalsel.(Foto Junaidi/Spektroom)

Banjar–Spektroom : Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE), Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., mengingatkan 117 lulusan sarjana agar tidak berhenti belajar setelah meraih gelar akademik. Kelulusan justru menjadi awal tanggung jawab untuk mengamalkan ilmu, menjaga integritas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Abrani dalam rangkaian Wisuda Sarjana ke-7 UNUKASE, Selasa (27/10/2026). Ia menegaskan, keberhasilan akademik merupakan hasil kerja keras, ketekunan, kedisiplinan, dan pengorbanan yang harus disyukuri sekaligus dipertanggungjawabkan.

“Keberhasilan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab dan pengabdian yang lebih besar,” tegasnya.

Abrani menitipkan tiga pesan kepada para lulusan, yakni menjadi insan berilmu dan berintegritas, terus belajar serta beradaptasi dengan perubahan zaman, dan menjadikan ilmu sebagai sumber manfaat bagi sesama.

Rektor UNUKASE memberikan penghargaan kepada Lulusan Terbaik.(Foto Junaidi/Spektroom)

Ia berharap lulusan UNUKASE tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kepedulian sosial. Ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi harus mampu menjawab persoalan masyarakat serta berkontribusi bagi keluarga, daerah, bangsa, dan negara.

Sementara itu, Wakil Rektor I UNUKASE, Dr. H. Jarkawi, M.M.Pd., menyampaikan, sebanyak 117 mahasiswa mengikuti Wisuda Sarjana ke-7.

Program Studi Akuntansi menjadi penyumbang lulusan terbanyak, yakni 41 orang dengan rata-rata IPK 3,44. Disusul Agribisnis sebanyak 31 lulusan dengan rata-rata IPK 3,65, serta Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sebanyak 22 lulusan dengan rata-rata IPK 3,76.

Menurut Jarkawi, capaian tersebut menjadi motivasi bagi UNUKASE untuk terus meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Keberhasilan perguruan tinggi, katanya, tidak cukup diukur dari jumlah lulusan dan IPK, tetapi juga dari kemampuan alumni menerapkan ilmu, menyelesaikan persoalan masyarakat, serta menjunjung tinggi etika.

“Kami berharap seluruh lulusan UNUKASE mampu menjadi insan yang tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian,” ujarnya.

Wisuda tersebut menjadi penanda berakhirnya proses akademik sekaligus awal bagi para lulusan untuk membuktikan bahwa pendidikan tinggi tidak sekadar menghasilkan sarjana, tetapi juga melahirkan insan yang kompeten, berkarakter, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Berita terkait