Rupiah Melemah, ⁠BI Konsisten dan Terukur akan Menjaga Stabilitas Nilai Tukar Terhadap Dolar AS

Rupiah Melemah, ⁠BI Konsisten dan Terukur akan Menjaga Stabilitas Nilai Tukar Terhadap Dolar AS
Data Bank Indonesia pada Rabu (8/4/2026) nilai tukar rupiah melemah ke level Rp17.092 per dolar Amerika Serikat (AS)(Foto BI )

Jakarta - Spektroom : Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu (8/4/2026) nilai tukar rupiah melemah ke level Rp17.092 per dolar Amerika Serikat (AS)

Meskipun data resmi untuk tanggal spesifik 8 April 2026 belum diperbarui di situs Bank Indonesia ( BI) pada saat berita ini dibuat, posisi akhir nilai tukar rupiah tersebut menunjukkan pelemahan 70 poin atau 0,41 persen dari perdagangan sebelumnya sepanjang sejarah pergerakan rupiah.

Menanggapi hall itu, Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan di tengah ketidakpastian global yang sangat tinggi saat ini stabilitas menjadi prioritas utama bagi Bank Sentral dengan mengoptimalkan pemanfaatan seluruh instrumen operasi moneter (OM) yang dimiliki dan juga kebijakan OM untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

"⁠BI secara konsisten dan terukur akan selalu berada di pasar uang, baik di spot market, DNDF maupun NDF di-offshore market," ujar Destry dalam keterangan resmi tertulis, Selasa (7/4/2026).

Tekanan terhadap rupiah kali ini tak lepas dari memanasnya eskalasi konflik di Timur Tengah. Namun, BI melihat ada sisi positif yang bisa menjadi penyeimbang bagi fundamental ekonomi nasional.

"Sebagai negara eksporti Irndonesia dapat mengimbangi tekanan terhadap nilai tukar akibat eskalasi tersebut" pungkasnya

Berita terkait